Enam Desa di Kabupaten Cirebon Ditetapkan Jadi Destinasi Wisata Unggulan

6 desa unggulan di kabupaten cirebon
Wisata alam Desa Cikahalang, Kec. Dukupuntang, masuk dalam daftar enam Desa Unggulan Pariwisata Kabupaten Cirebon.
0 Komentar

CIREBON – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon resmi menetapkan enam desa sebagai destinasi wisata unggulan daerah. Penetapan ini dilakukan setelah melalui proses kurasi ketat yang merujuk pada kriteria nasional pengembangan pariwisata berbasis kerakyatan.

​Keenam desa tersebut adalah Desa Gegesik Kulon, Cikalahang, Belawa, Mundupesisir, Talun, dan Pengarengan. Penilaian ini mengacu pada indikator baku yang ditetapkan Kementerian Pariwisata melalui program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI).

​Menyaring Potensi dari Puluhan Desa​Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Disbudpar Kabupaten Cirebon, Dadan Subandi, mengungkapkan bahwa saat ini tercatat ada 90 desa wisata di seluruh penjuru Kabupaten Cirebon. Namun, untuk mencapai level unggulan, diperlukan standarisasi yang melampaui sekadar kepemilikan objek wisata.

Baca Juga:Pemprov Jabar Tanggung Seluruh Biaya Medis Korban Tabrakan Kereta di Bekasi, Ahli Waris Terima SantunanProyek Trusmiland di Bukit Plangon Disetop Paksa, DPRD Kabupaten Cirebon Layangkan Ultimatum Keras

​”Dari total 90 desa, awalnya kami memetakan sekitar 20 desa yang memiliki potensi besar. Namun, setelah disesuaikan kembali dengan indikator ADWI yang sangat spesifik, jumlahnya mengerucut menjadi enam desa wisata unggulan ini,” ujar Dadan saat ditemui pada Selasa (28/4/2026).

​Menurut Dadan, indikator ADWI tidak hanya melihat keindahan alam, tetapi juga menekankan pada penerapan standar CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability). “Aspek kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan menjadi syarat mutlak agar wisatawan mendapatkan pengalaman berkunjung yang aman dan berkesan,” tambahnya.

​Karakteristik Unik Tiap Destinasi

Masing-masing desa unggulan ini memiliki “wajah” wisata yang berbeda-beda, mulai dari budaya hingga konservasi langka:

​Gegesik Kulon: Menjadi benteng pertahanan seni tradisi seperti Tari Topeng, Sintren, dan Wayang Kulit. Desa ini sebelumnya telah mengantongi penghargaan dari Kemenparekraf.

Cikalahang: Menawarkan wisata alam keluarga dengan daya tarik utama pusat kuliner dan fasilitas pemancingan yang asri.

Belawa: Memiliki nilai edukasi tinggi melalui situs konservasi kura-kura purba langka yang dikenal warga sebagai “Kuya”. Kedepannya, Belawa akan diproyeksikan sebagai kawasan konservasi penuh.

Mundupesisir & Pengarengan: Mengandalkan ekowisata mangrove yang menjadi paru-paru pesisir sekaligus daya tarik wisata bahari.

Talun: Memperkuat identitas daerah melalui ragam wisata kuliner khas Cirebonan.

Baca Juga:Kebijakan MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Sepekan, Efisiensi APBN Capai Rp50 Triliun per TahunRibuan Siswa di Cirebon Unjuk Kemampuan dalam Pentas PAI 2026, Momentum Cetak Generasi Berakhlak Mulia

Evaluasi Total dan Transformasi Penghargaan

Dadan menambahkan, tahun ini pihaknya tengah mempersiapkan desa-desa tersebut untuk berlaga di ajang nasional yang dikabarkan akan bertransformasi nama menjadi Wonderful Indonesia Award (WIA).

0 Komentar