KAB. CIREBON – Geliat semangat religiusitas menyelimuti kompleks SMPN 1 Sumber pada Sabtu (25/4/2026). Sebanyak 1.879 siswa yang berasal dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) berkumpul untuk menunjukkan bakat dan kompetensi mereka dalam ajang bergengsi Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) Tingkat Kabupaten Cirebon Tahun 2026.
Ajang tahunan ini bukan sekadar rutinitas kompetisi, melainkan menjadi panggung besar bagi pembinaan karakter dan unjuk prestasi bagi para peserta didik di bidang keagamaan. Ribuan peserta ini bersaing secara sehat dalam berbagai disiplin lomba, mulai dari Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) putra dan putri, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), seni kaligrafi, ceramah agama, hingga adu kecerdasan dalam Olimpiade PAI dan Lomba Cerdas Cermat (LCC).
Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Cirebon, H. Imron, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), H. Syafrudin. Kehadiran para petinggi daerah, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H. Ronianto, menegaskan betapa pentingnya kedudukan pendidikan agama dalam kurikulum pembangunan manusia di wilayah tersebut.
Baca Juga:Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Timnas Mini Soccer IndonesiaPercepat Evakuasi Insiden Bekasi Timur, KAI Daop 3 Cirebon Terjunkan Alat Berat dan Tim Ahli
“Pentas PAI bukan sekadar ajang perlombaan. Ia adalah ruang pembentukan jiwa, tempat di mana ilmu tidak hanya dihafal tetapi dihidupkan. Menang adalah kebanggaan, tetapi berakhlak adalah kemuliaan,” ujar H. Syafrudin saat membacakan pesan tertulis dari Bupati Cirebon.
Dalam sambutan tersebut, Bupati juga menekankan agar momentum ini dijadikan sebagai penguat fondasi iman, kejujuran, dan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari para siswa di tengah gempuran tantangan zaman. Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Cirebon, H. Slamet, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang harmonis antara Kemenag dan Dinas Pendidikan.
“Sinergi ini luar biasa. Penyelenggaraan Pentas PAI setiap tahun merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi kita menjadi kekuatan utama dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh secara spiritual. Ini adalah sarana vital untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini,” tegas H. Slamet di sela-sela kegiatan.
