CIREBON – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled yang menjadi pusat pelayanan kesehatan utama di wilayah Cirebon Timur mendapatkan pengawalan intensif dari aparat kepolisian. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata memprioritaskan keamanan lingkungan fasilitas publik serta menjamin kenyamanan para tenaga medis, pasien, hingga keluarga pasien yang sedang berada di area rumah sakit. Pengamanan dilakukan melalui patroli preventif skala berkala oleh jajaran Polsek Waled Polresta Cirebon.
Langkah proaktif ini ditempatkan pada RSUD Waled mengingat posisinya sebagai objek vital daerah dengan tingkat mobilitas dan aktivitas masyarakat yang sangat tinggi selama 24 jam. Dengan kehadiran personel kepolisian di kawasan rumah sakit yang terletak di Desa Waled Kota, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon tersebut, diharapkan segala bentuk potensi kerawanan sosial dapat diantisipasi sejak dini.
Kegiatan patroli yang berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai ini dipimpin secara langsung oleh tim personel Polsek Waled, yakni Aiptu Johandi bersama Bripka Anjar Pamungkas, S.H., dan Bripka Yayan Kumayan, S.H. Kehadiran para petugas di lapangan difokuskan untuk memantau titik-titik rawan di sekitar area parkir, ruang tunggu, serta akses keluar-masuk kompleks RSUD Waled yang kerap menjadi pusat keramaian.
Baca Juga:Kembalikan Esensi Masjid sebagai Ruang Tafakur, Pemprov Jabar Prioritaskan Bangun Tajuk di Permukiman WargaDorong Swasembada Pangan, Gubernur Jabar Ajak Petani Rotasi Tanaman dan Manfaatkan Sistem Tumpang Sari
Fokus pengamanan di RSUD Waled ini difungsikan sebagai langkah deteksi dini dan antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Aparat kepolisian secara spesifik memetakan kerawanan guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas C3—yaitu Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor)—yang rentan menyasar kendaraan milik pengunjung atau ambulans rumah sakit. Selain itu, patroli juga menyasar antisipasi aksi jalanan seperti geng motor maupun potensi tawuran antar-kelompok yang dapat mengganggu ketenangan operasional medis.
Tidak sekadar memantau situasi secara visual, para personel kepolisian di lapangan juga melakukan dialog interaktif bersama jajaran manajemen keamanan internal (security) RSUD Waled. Petugas memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas agar sistem pengamanan internal rumah sakit diperketat melalui optimalisasi kamera pengawas (CCTV) dan pemeriksaan berkala di area luar ruangan. Masyarakat serta keluarga pasien yang sedang berkunjung pun diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan pribadi serta menjaga barang bawaan mereka dengan baik.
