KUNINGAN – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kuningan menunjukkan bahwa peran kepolisian tidak melulu soal mengatur jalan raya. Dalam aksi nyata mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional Tahun 2026, Korps Sabuk Putih ini terjun langsung ke sawah untuk mengolah lahan pertanian bersama Kelompok Tani Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan.
Aksi gotong royong yang berlangsung di hamparan lahan pertanian Desa Cibulan tersebut diikuti oleh puluhan personel Sat Lantas dan petani setempat. Mengenakan atribut dinas yang dipadukan dengan semangat kebersamaan, para personel polisi tanpa ragu memegang cangkul dan alat pertanian lainnya. Mereka bahu-bahu membersihkan ilalang, menggemburkan tanah, hingga membuat bedengan sebagai persiapan matang sebelum bibit jagung siap ditanam.
Kasat Lantas Polres Kuningan, AKP Aktuin Moniharapon, S.Tr.K., S.I.K., menegaskan bahwa kehadiran institusinya di sektor pertanian merupakan komitmen penuh Polri dalam mengawal program strategis pemerintah. Menurutnya, kepolisian harus adaptif dan mampu memberikan kontribusi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan pokok masyarakat.
Baca Juga:Dari Rumah, Perempuan Bisa Jadi Kunci Sukses Pengelolaan Sampah NasionalLewat Grab Bintang 5 Awards 2026, Kemenpar Perkuat Daya Saing Kuliner Nusantara
“Tugas kami tidak terbatas pada menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas saja. Melalui kegiatan ini, kami ingin membuktikan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat dalam situasi apa pun. Bersama kelompok tani, kami turun langsung mempersiapkan lahan ini untuk mendongkrak produktivitas sektor pertanian lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan,” ujar AKP Aktuin di sela-sela aktivitasnya.
Di tempat yang sama, perwakilan Kelompok Tani Desa Cibulan menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dilakukan oleh jajaran Sat Lantas Polres Kuningan. Kehadiran para polisi di ladang diakui memberikan suntikan motivasi dan moral yang besar bagi para petani untuk mengelola lahan secara lebih produktif dan berkelanjutan.
Melalui pengolahan lahan yang terintegrasi ini, area tersebut ditargetkan dapat segera ditanami komoditas jagung dan menghasilkan panen yang optimal dalam beberapa bulan ke depan. Kolaborasi humanis antara Sat Lantas Polres Kuningan dan Kelompok Tani Desa Cibulan ini menjadi potret nyata bahwa semangat gotong royong lintas sektor mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kuningan. (adv)
