CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) siap menggelar dua agenda wisata dan budaya berskala besar sepanjang paruh kedua tahun 2026. Helatan ini dirancang tidak hanya untuk menyedot antusiasme wisatawan Nusantara, melainkan juga memacu lonjakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui multiplier effect di sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku UMKM setempat.
Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon, Fajar Sutrisno, S.Si., menyampaikan bahwa penetapan rangkaian kegiatan berkelas ini merupakan strategi terstruktur daerah untuk mengukuhkan posisi Cirebon sebagai salah satu destinasi utama wisata budaya di Jawa Barat.
”Melalui penyajian kegiatan budaya yang dikemas secara profesional dan berkualitas, kami optimistis Kabupaten Cirebon mampu menjadi daya tarik utama bagi para pelancong. Langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat, mulai dari peningkatan okupansi hotel hingga bergeraknya rantai ekonomi kreatif daerah,” ujar Fajar Sutrisno didampingi Kepala Bidang Promosi dan Ekonomi Kreatif Pariwisata, Achmad Bayu Suradilaga.
Baca Juga:RSUD Waled Hadirkan Layanan PIPP dan BPJS SATU untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Pasien JKNTerjaring OTT KPK , Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan 20 Orang Lainnya Ditangkap
Dua Agenda Unggulan: Tari Kreasi Nusantara hingga Ritual Kebudayaan ‘Cai Diraga’
Agenda besar pertama yang akan mengawali gelombang perhelatan ini adalah Pagelaran Tari Kreasi Nusantara, yang dijadwalkan berlangsung pada 20–21 Agustus 2026. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Cirebon dan Real Art Production.
Skala dan Peserta: Panitia menargetkan sebanyak 300 grup sanggar tari dari berbagai daerah untuk ambil bagian.Lokasi Pelaksanaan: Saat ini opsi lokasi tengah digodok secara matang, dengan Stadion Watubelah menjadi salah satu kandidat kuat arena pertunjukan.
Babak Kualifikasi: Ajang ini berfungsi sebagai tahap seleksi resmi tingkat Provinsi Jawa Barat sebelum para peserta terbaik melangkah ke babak final nasional di Klaten, Jawa Tengah. Pemkab Cirebon turut membidik peluang agar dapat dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan final nasional di tahun berikutnya.
Sementara itu, puncak agenda pariwisata daerah akan diwarnai oleh Cai Diraga, sebuah agenda budaya nasional yang dijadwalkan bergulir pada 5–7 Oktober 2026. Event ini telah resmi masuk ke dalam Kalender Event Nasional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta menjadi bagian terintegrasi dari Karisma Event Nusantara (KEN).
