Gaya Klasik Era 80-an Mendadak Kuasai Medsos, Warga Ramai-ramai Unggah Foto Vintage Lewat Teknologi AI

Foto tren 80-an
Foto editan AI bergaya ala tahun 80-an tengah viral di linimasa platform media sosial.
0 Komentar

JAKARTA — Linimasa berbagai platform media sosial populer seperti Instagram, Facebook, dan TikTok dalam beberapa waktu terakhir kembali dikejutkan oleh gelombang tren digital baru yang unik. Berbeda dari biasanya yang kerap dipenuhi konten dansa atau video pendek dinamis, kali ini beranda warganet justru dibanjiri oleh deretan potret lawas bernuansa klasik. Foto-foto tersebut menampilkan wajah para pengguna yang disulap sedemikian rupa dengan gaya busana, tata rambut, hingga latar ruangan estetik ala dekade 1980-an yang sangat khas.

Kendati tampak autentik layaknya dokumen cetak dari masa lalu, foto-foto tersebut ternyata bukanlah potret dokumentasi lawas yang asli. Fenomena menarik ini merupakan hasil kreasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang kini semakin canggih dalam memanipulasi dan mengolah elemen visual secara presisi. Dua platform teknologi AI terkemuka yang saat ini paling banyak diandalkan oleh para kreator konten untuk mewujudkan tren tersebut adalah ChatGPT dan Gemini.

Kemudahan dalam menghasilkan visual berkualitas tinggi ini didorong oleh penggunaan instruksi teks atau yang lazim disebut sebagai prompt. Melalui kalimat perintah spesifik yang dimasukkan ke dalam sistem AI, foto asli pengguna dapat langsung bertransformasi total dengan menyematkan berbagai efek visual ikonis. Hasil akhirnya dinilai sangat memukau karena mampu menghadirkan tekstur foto usang, efek warna film analog, hingga detail stempel tanggal khas era 80-an.

Baca Juga:Berawal dari Puntung Rokok, Warung di Pantura Gebang Cirebon Ludes Dilalap ApiBukan Sekadar Polemik Tarif Parkir, DPRD Kabupaten Cirebon Bakal Bongkar Total Pengelolaan Aset SOR Watubelah

Terkait maraknya tren manipulasi foto berstandar estetika tinggi ini, para pengamat teknologi menyebut bahwa kecanggihan model AI generatif masa kini memberikan keleluasaan bagi siapa saja untuk bernostalgia secara visual tanpa harus merogoh kocek atau mencari arsip lama. Sebagaimana dijelaskan dalam panduan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan mutakhir, kunci utama keberhasilan transformasi foto ini terletak pada ketepatan deskripsi prompt yang diberikan kepada sistem.

Using my uploaded photo, show me what I would have looked like around 1985. Preserve my identity, facial features, skin tone, age, and recognizable appearance. Reimagine my hair, clothing, accessories, and surroundings with bold, unmistakably mid-1980s styling… Make it feel like a genuine 1985 photograph with analog grain, faded color, direct flash, and subtle softness. Add a period-accurate 1980s red-orange date stamp in the lower corner,” demikian bunyi instruksi atau prompt standar yang banyak dibagikan dan disalin oleh warganet agar hasil editan AI menyerupai foto asli era pertengahan 1980-an.

0 Komentar