CIREBON — Sebuah warung semipermanen milik seorang warga bernama Aam (55), warga Desa Gebangmekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, ludes dilalap si jago merah. Peristiwa nahas yang menghanguskan seluruh isi dan bangunan warung tersebut terjadi di kawasan strategis pinggir jalur Pantura, tepatnya di Dusun 03, RT 07, RW 07, Desa Gebangmekar. Kebakaran ini sempat memicu kepanikan warga sekitar dan para pengguna jalan yang melintas mengingat lokasinya yang berada di kawasan padat aktivitas.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, insiden kebakaran ini pertama kali diketahui dan dilaporkan oleh Kepala Dusun setempat, Rajin (45). Menyadari adanya kobaran api yang mulai membesar dan mengancam bangunan warung, ia bersama warga sekitar langsung berinisiatif memberikan pertolongan awal serta melaporkan kejadian darurat tersebut kepada pihak berwenang agar segera mendapatkan penanganan profesional.
Merespons laporan tersebut, jajaran kepolisian dari Polsek Gebang bersama unsur TNI dari Koramil Babakan Gebang langsung bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Guna mengantisipasi agar amukan api tidak semakin meluas ke bangunan di sekitarnya, petugas dengan sigap berkoordinasi secara intensif dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Losari serta pihak PLN ULP Pangenan untuk melakukan langkah-langkah pengamanan darurat, termasuk memadamkan aliran listrik di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga:Bukan Sekadar Polemik Tarif Parkir, DPRD Kabupaten Cirebon Bakal Bongkar Total Pengelolaan Aset SOR WatubelahLangkah Nyata Kepastian Hukum, Pemkab Cirebon Genjot Sertifikasi Ratusan Ruas Jalan Daerah
Kapolsek Gebang, AKP Wawan Hermawan, S.H., saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden kebakaran yang menimpa warung milik warga di jalur Pantura tersebut. Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, pihaknya mengungkap dugaan sementara pemicu utama musibah kebakaran yang merugikan korban hingga belasan juta rupiah.
“Dugaan sementara, warung terbakar disebabkan oleh api yang berasal dari tumpukan sampah di samping warung, yang dipicu oleh puntung rokok sehingga menyulut sampah hingga membesar,” ujar AKP Wawan Hermawan.
Berkat kesigapan gabungan petugas Damkar, kepolisian, TNI, serta bantuan masyarakat sekitar, amukan api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sehingga tidak merembet ke bangunan lain. AKP Wawan memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut, meskipun pemilik warung harus menanggung kerugian material yang cukup besar.
