CIREBON — Warga dan pengguna jalan yang melintas di kawasan Jalan Jenderal A. Yani By Pass, Kota Cirebon, sempat dibuat panik oleh kepulan asap hitam tebal yang membumbung tinggi pada Rabu (9/9/2026) sore. Insiden tersebut dipicu oleh kebakaran hebat yang melanda tumpukan sampah kering di kolong Jembatan Kanggraksan atau yang juga dikenal sebagai Jembatan Kali Suba, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti. Berkat kesigapan aparat gabungan dan laporan cepat warga, amukan si jago merah berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam kurun waktu kurang dari satu jam.
Peristiwa darurat ini pertama kali teridentifikasi sekitar pukul 17.12 WIB oleh seorang pengendara sepeda motor bernama Hilmi. Saat melintas di sekitar lokasi kejadian, ia mendadak melihat kejanggalan berupa kepulan asap pekat yang keluar dari celah-celah bawah jembatan. Setelah didekati guna memastikan keadaan, tumpukan sampah di tempat tersebut ternyata sudah dilalap api dengan kobaran yang kian membesar. Menyadari potensi bahaya yang mengancam fasilitas umum dan arus lalu lintas sekitar, Hilmi secara proaktif langsung menghubungi layanan darurat pemadam kebakaran.
Respon cepat ditunjukkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon yang langsung mengerahkan kekuatannya menuju titik api pada pukul 17.30 WIB Guna menjinakkan api yang merambat cepat pada material mudah terbakar, diterjunkan total empat armada pemadam yang terdiri dari satu unit mobil ukuran besar dan tiga unit armada pendukung berukuran kecil. Proses pemadaman di lapangan juga berlangsung sinergis berkat kehadiran jajaran Kepolisian dari Polsek Cirebon Selatan Timur, Babinsa Kelurahan Harjamukti Serma Abdul Hadi, serta partisipasi aktif perangkat lingkungan dan warga setempat.
Baca Juga:Sindikat Judi Online Lintas Negara Digerebek di Tangerang, WN China Rekrut Warga AsingKarhutla Gunung Ciremai Capai 40 Hektare, Sejumlah Titik Masih Menyala
Berkat kolaborasi yang padu antara petugas dan masyarakat, titik api utama mulai berhasil dikendalikan sekitar pukul 17.45 WIB. Petugas kemudian melanjutkan tahapan pendinginan (cooling down) secara menyeluruh guna memastikan tidak ada sisa bara api tersembunyi yang berisiko memicu kebakaran susulan. Situasi dinyatakan aman sepenuhnya pada pukul 18.10 WIB. Dipastikan insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa, korban luka-luka, maupun kerugian material pada struktur jembatan.
Menanggapi insiden yang meresahkan ini, Kapolsek Cirebon Selatan Timur, AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas kecepatan koordinasi lintas sektor di lapangan. Ia menegaskan bahwa unsur kecepatan informasi dari masyarakat memegang peranan vital dalam mempercepat mitigasi bencana.
