“Kecepatan informasi dan respons petugas menjadi salah satu faktor penting dalam menangani kebakaran tersebut. Menurutnya, masyarakat yang pertama kali melihat kejadian juga berperan penting karena segera menyampaikan informasi sehingga petugas dapat melakukan tindakan,” ujar AKP Juntar Hutasoit.
Meski dugaan awal mengarah pada aktivitas pembakaran sampah—yang dalam laporan penanganan sempat disebut melibatkan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ)—pihak kepolisian menyatakan bahwa sumber dan pemicu pasti dari percikan api tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut. Aparat mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan membakar sampah, terutama di fasilitas vital publik, demi mencegah terulangnya kejadian serupa yang membahayakan keselamatan umum. (red/dbs)
