CIREBON — Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Kehadiran tokoh nasional tersebut disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh ribuan warga setempat yang telah memadati jalur kedatangan sejak pagi hari, Sabtu, 12/9/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, rombongan tiba di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, sekitar pukul 10.00 WIB. Setibanya di lokasi, mantan presiden yang akrab disapa Jokowi itu memilih untuk turun dari kendaraan dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki dari Balai Desa Sinarancang menuju Padepokan Anti Galau. Sepanjang rute perjalanan, warga berjejal di sisi jalan dan terus meneriakkan namanya secara bergemuruh.
Kunjungan khusus ini diagendakan untuk menghadiri acara Walimatul Khitan Muhammad Aulian Ghayda Fattana, putra dari pasangan pengasuh padepokan, H. M. Ujang Busthomi dan Hj. Wachidah Silfiyanti, S.T. Dalam kesempatan tersebut, selain memberikan ucapan selamat kepada keluarga besar tuan rumah, Jokowi juga secara khusus membawakan sebuah hadiah sepeda untuk sang anak yang baru saja merampungkan prosesi khitan.
Baca Juga:Cakupan BPJS Baru 65 Persen, DPRD Cirebon Desak Subsidi Silang dan Evaluasi Layanan KesehatanDPRD Kabupaten Cirebon Desak Percepatan Raperda Cagar Budaya: Ratusan Objek Terancam Terbengkalai
Kehadiran Jokowi di Cirebon ini sekaligus memenuhi undangan yang sebelumnya disampaikan langsung oleh Ustadz Ujang Busthomi. Pada Juli 2026 lalu, pimpinan Padepokan Anti Galau tersebut mendatangi kediaman pribadi Jokowi di Solo dengan didampingi oleh Ketua Bidang Politik DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, guna meminta kesediaan sang mantan presiden untuk hadir dalam acara sunatan putranya.
Selain Jokowi, acara tasyakuran khitanan ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, (putra dari Joko Widodo) yang turut mendampingi rangkaian kegiatan hingga selesai di Padepokan Anti Galau. (rif)
