JAKARTA — Teka-teki dan spekulasi panjang mengenai lokasi penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) akhirnya terjawab resmi. Melalui pembahasan dinamis dan musyawarah yang berlangsung secara intensif, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi menetapkan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, sebagai tuan rumah forum tertinggi organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.
Keputusan strategis ini diketuk dalam Rapat Gabungan Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU yang digelar di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya Nomor 164, Salemba, Jakarta Pusat, pada Selasa malam (7/7/2026). Dengan ditetapkannya lokasi ini, gelaran akbar yang menjadi kiblat konsolidasi warga Nahdliyin tersebut dijadwalkan bakal berlangsung selama lima hari penuh, terhitung mulai tanggal 27 hingga 31 Agustus 2026 mendatang.
Suasana Rapat Gabungan terpantau berlangsung dengan sangat khidmat dan diselimuti semangat kekeluargaan yang kental. Pertemuan krusial ini dihadiri langsung oleh jajaran elit PBNU, di antaranya Rais ‘Aam PBNU KH Miftahul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, beserta seluruh fungsionaris Syuriyah, Tanfidziyah, dan pengurus harian PBNU. Momentum pembacaan keputusan resmi oleh KH Miftahul Akhyar pun langsung disambut dengan gema rasa syukur yang mendalam dari seluruh peserta sidang.
Baca Juga:Meluruskan Polemik Provinsi Sunda, Ketua DPRD Jabar: Kami Baru Setuju Membahas AspirasiAbaikan Permohonan Informasi Publik, Pemdes Playangan Terancam Digugat ke Komisi Informasi
“Tempat yang telah diputuskan dan disepakati bersama dalam forum tertinggi organisasi ini adalah Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang,” tegas Rais ‘Aam PBNU KH Miftahul Akhyar, yang langsung disambut ucapan ‘Alhamdulillah’ serta riuh tepuk tangan dari seluruh peserta rapat sebagai wujud mufakat mutlak.
Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 NU, H Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa penunjukan ini merupakan hasil pertimbangan matang yang wajib diterima dengan penuh rasa syukur oleh seluruh kader. Menurutnya, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas dinilai memiliki kesiapan matang, fasilitas prima, serta pengalaman historis yang sangat memadai untuk kembali mengemban amanah sebagai tuan rumah perhelatan berskala nasional ini.
Gus Ipul menjelaskan bahwa Jombang bukanlah wilayah baru dalam peta penyelenggaraan muktamar organisasi berlogo bola dunia tersebut. “Hal lain yang sangat menggembirakan adalah karena Jombang telah memiliki portofolio dan pengalaman sukses saat menjadi tuan rumah Muktamar ke-33 NU pada tahun 2015 silam. Pengalaman berharga tersebut menjadi modal sosial dan teknis yang sangat penting dalam mempercepat persiapan penyelenggaraan Muktamar kali ini,” ujar Gus Ipul saat memberikan keterangan pers usai rapat gabungan.
