PBNU Resmi Tetapkan Pondok Pesantren Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU

Persiapan Muktamar NU ke-35
Rapat Gabungan Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU yang digelar di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya Nomor 164, Salemba, Jakarta Pusat, pada Selasa malam (7/7/2026).
0 Komentar

Pilihan atas Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sejatinya juga didasarkan pada akar historis yang sangat kuat. Berdiri sejak tahun 1838 oleh KH Abdus Salam setelah berhijrah dari Tuban, pesantren ini menjelma menjadi salah satu episentrum pendidikan Islam tertua di Jombang. Dalam perkembangannya, pesantren ini tumbuh pesat di bawah asuhan KH Abdul Wahab Chasbullah (Mbah Wahab), yang tak lain merupakan salah satu ulama sentral, pemikir, sekaligus pendiri utama Nahdlatul Ulama.

Nama “Bahrul Ulum” yang berarti “lautan ilmu” secara resmi disematkan pada tahun 1965 sebagai representasi visi besar agar lembaga ini senantiasa menjadi mata air ilmu pengetahuan, dakwah, dan benteng pendidikan Islam yang inklusif. Memasuki usianya yang hampir genap dua abad, Tambakberas tetap konsisten membumikan semboyan “guyub rukun saklawase” (hidup rukun selamanya) sebagai fondasi kebersamaan antarsantri dan pengasuh.

Melalui kepastian lokasi ini, Muktamar ke-35 NU diharapkan tidak sekadar menjadi ajang suksesi kepemimpinan tertinggi organisasi, melainkan bertransformasi menjadi ruang musyawarah yang teduh, sejuk, dan bermartabat. Momentum ini ditargetkan mampu memperkuat ukhuwah jam’iyah, merekatkan kembali persatuan warga NU pasca-dinamika sosial-politik, serta melahirkan resolusi-resolusi strategis dan gagasan transformatif yang berdampak nyata bagi kemajuan umat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (rif/dbs)

0 Komentar