Sokong Keberlanjutan Makan Bergizi Gratis, Relawan SPPG Cirebon Geruduk Gedung Dewan

Audiensi SPPG ke Gedung DPRD
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Cirebon yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cirebon Bersatu (AMCB) mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Cirebon untuk menggelar audiensi bersama jajaran pimpinan dewan, Jumat (10/7/2026).
0 Komentar

CIREBON – Gelombang dukungan terhadap keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mengalir deras di daerah. Kali ini, puluhan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Cirebon yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cirebon Bersatu (AMCB) mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Cirebon untuk menggelar audiensi bersama jajaran pimpinan dewan, Jumat (10/7/2026).

Kehadiran para relawan yang terdiri dari para pemilik dapur, pemasok bahan baku, hingga pekerja lokal ini bertujuan untuk mendesak kaum liberal agar memberikan dukungan penuh serta mengawali kampanye program strategis nasional tersebut di tingkat daerah.

Perwakilan relawan AMCB, Firmansyah, menegaskan bahwa Program MBG yang diinisiasi oleh pemerintah pusat tidak sekedar program menyediakan nutrisi pada saat tertentu. Menurutnya, program ini telah menjadi motor penggerak ekonomi baru yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat kelas bawah di Kabupaten Cirebon.

Baca Juga:Pajak Kendaraan Dominan, Saldo Kas Daerah Jawa Barat Tembus Rp60,15 MiliarTerkait Pelaporan MBG, Prabowo: "Ngomong di TikTok, Langsung Aku Kirim Tim untuk Selesaikan"

“Kami meminta agar DPRD mendukung penuh keberlangsungan Program MBG sebagai program strategis nasional. Program ini tidak hanya memberikan manfaat nyata bagi peningkatan gizi anak-anak, ibu hamil, dan menyusui, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan serta peluang ekonomi yang masif bagi para pelaku usaha lokal,” ujar Firmansyah di hadapan pimpinan dewan.

Firmansyah juga menambahkan, di tengah berjalannya program ini, aspek kualitas penyediaan gizi harus tetap diprioritaskan. Oleh karena itu, saya berharap pemerintah daerah tidak ragu untuk berinvestasi dan mengawali program ini secara optimal agar efek multiplayer (efek domino) positifnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat luas.

Aspirasi dari arus bawah tersebut langsung mendapat respon positif dari pihak legislatif. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, R. Hasan Basori, SE., M.Si., menegaskan bahwa pemerintah daerah pada prinsipnya memiliki kewajiban mutlak untuk menyukseskan program tersebut, mengingat statusnya sebagai bagian dari Program Strategi Nasional (PSN).

“Setelah saya pelajari dan mendengarkan langsung, mereka yang hadir dalam audiensi hari ini adalah garda terdepan pelaksanaan MBG di lapangan—mulai dari pemilik dapur, penyuplai bahan makanan, hingga para pekerjanya. Tuntutan mereka sangat jelas dan rasional, yaitu meminta kepastian agar roda program ini terus berputar,” terang pria yang akrab disapa RHB tersebut.

0 Komentar