Tekan Angka Kriminalitas, Kejari Kabupaten Cirebon Musnahkan Ratusan Ribu Obat Terlarang dan Senjata Tajam

Kejari Kab. Cirebon musnahkan Sajam dan narkoba
Ribuan gram narkotika, ratusan ribu butir obat terlarang, hingga senjata tajam hasil sitaan dimusnahkan di halaman kantor Kejari Kabupaten Cirebon, Kamis (30/4/2026).
0 Komentar

KAB. CIREBON – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Cirebon menunjukkan komitmennya dalam menuntaskan penanganan perkara pidana melalui pemusnahan barang bukti besar-besaran. Ribuan gram narkotika, ratusan ribu butir obat terlarang, hingga senjata tajam hasil sitaan dimusnahkan di halaman kantor Kejari Kabupaten Cirebon, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan ini merupakan eksekusi terhadap barang bukti dari 180 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Langkah tersebut diambil sebagai bentuk transparansi kejaksaan dalam menjalankan tugas sebagai eksekutor putusan pengadilan, sekaligus memastikan barang-barang berbahaya tersebut tidak kembali beredar atau disalahgunakan.

Kepala Kejari Kabupaten Cirebon, Samsul Arif, menegaskan bahwa pemusnahan ini merupakan bagian vital dari perlindungan masyarakat. Menurutnya, pemusnahan secara terbuka ini adalah pesan kuat bagi para pelaku tindak pidana bahwa hukum tegak berdiri di wilayah Kabupaten Cirebon.

Baca Juga:Jawa Barat Perketat Keamanan Perlintasan Kereta Api, Gubernur Instruksikan Pembangunan Palang Pintu MassalDede Kritis Usai Tertusuk Besi Pondasi, Pemdes Gembongan Mekar Minta Bantuan Pemprov Jabar

“Pemusnahan ini merupakan langkah nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kami ingin memastikan barang bukti ini benar-benar hancur dan tidak memiliki peluang untuk kembali beredar di masyarakat yang dapat memicu dampak negatif lebih luas,” ujar Samsul Arif di sela-sela kegiatan.

Narkotika dan Obat Ilegal Mendominasi

Berdasarkan data yang dirilis, barang bukti yang dimusnahkan mencakup berbagai jenis tindak pidana yang ditangani selama periode November 2025 hingga April 2026. Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Cirebon, Ranu Wijaya, merinci bahwa tren peredaran narkotika menunjukkan grafik yang mengkhawatirkan.

Tercatat, sabu seberat 70,26 gram dan ganja sebanyak 2.299,80 gram hangus dibakar. Selain itu, yang paling mencolok adalah pemusnahan 191.513 butir obat-obatan tanpa izin edar yang kerap menyasar kalangan menengah ke bawah dan remaja.

“Jumlah barang bukti narkotika yang kami musnahkan kali ini mengalami peningkatan sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menjadi alarm bagi kita semua bahwa peredaran gelap narkoba masih menjadi tantangan besar di wilayah ini,” ungkap Ranu.

Sorotan Kasus Tawuran dan Kekerasan Remaja

Selain narkotika, petugas juga memusnahkan 21 senjata tajam berbagai jenis, 93 botol minuman keras, 90 unit telepon genggam, hingga 124 potong pakaian yang menjadi bukti tindak kriminalitas. Ranu memberikan catatan khusus terhadap senjata tajam yang disita, di mana sebagian besar berasal dari kasus tawuran pelajar.

0 Komentar