JAKARTA – Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, berubah menjadi lautan manusia pada Jumat (1/5/2026). Ribuan buruh dari berbagai elemen serikat pekerja berkumpul sejak pukul 06.00 WIB untuk merayakan Hari Buruh Internasional atau May Day. Kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto di tengah massa menjadi magnet utama yang membakar semangat para pekerja di jantung ibu kota.
​Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 08.38 WIB dengan gaya khasnya, mengenakan baju safari berwarna cokelat lengkap dengan topi penutup kepala. Mengendarai mobil kepresidenan RI 1, ia disambut gemuruh sorak-sorai massa. Dengan senyum lebar, Presiden menyapa dan menyalami para buruh yang berdesakan di sekitar jalur lintasan demi berinteraksi langsung dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut.
​Kehadiran ini menandai tahun kedua berturut-turut bagi Prabowo merayakan May Day bersama buruh sejak menjabat sebagai Presiden. Berbagai bendera serikat buruh besar seperti KSPSI, SPMI, KSPN, FSPMI, hingga SPSI tampak berkibar megah di sekitar cawan Tugu Monas.
Baca Juga:Sungai Cisanggarung Kembali Menelan Korban: Pencari Ikan di Kuningan Ditemukan Tewas Usai Terseret ArusRibuan Buruh Jabar Siap Kepung Monas: Suarakan Bahaya Deindustrialisasi Dini di Momentum May Day
​Turut mendampingi Presiden dalam perhelatan ini sejumlah pejabat teras Kabinet Merah Putih, di antaranya Mensesneg Prasetyo Hadi, Menaker Yassierli, Seskab Teddy Indra Wijaya, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Tak ketinggalan, pimpinan lembaga tinggi negara seperti Ketua MPR Ahmad Muzani dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad juga nampak berada di panggung utama bersama tokoh buruh kawakan, Andi Gani Nena Wea dan Menteri LH Jumhur Hidayat.
​Komitmen Nyata: Dari Daycare hingga Sejuta Hunian
Dalam pidatonya yang menggelegar di atas panggung, Presiden Prabowo Subianto tidak sekadar hadir untuk seremonial. Ia menjawab keresahan mendasar kaum pekerja dengan janji kebijakan yang konkret dan ambisius, terutama mengenai kesejahteraan keluarga dan ketersediaan papan.
​Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk menyediakan fasilitas penitipan anak (daycare) bagi para buruh. Ia memandang hal ini sebagai solusi krusial bagi produktivitas pekerja yang memiliki tanggung jawab keluarga.
​”Tadi disampaikan bahwa buruh memerlukan tempat penitipan anak atau daycare. Ini adalah saran yang sangat baik dan akan kita perjuangkan. Saya pastikan ini akan kita laksanakan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, saudara-saudara sekalian,” tegas Prabowo di hadapan ribuan pasang mata.
