Arisan Online Cirebon Berujung Dugaan Penipuan, Kerugian Capai Rp 12 Miliar

Arisan Online Cirebon Berujung Dugaan Penipuan, Kerugian Capai Rp 12 Miliar
0 Komentar

KOTA CIREBON – Ratusan orang menjadi korban dugaan penipuan arisan online yang dijalankan oleh seorang wanita berinisial LA (35). Tak tanggung-tanggung, total kerugian para korban mencapai Rp 12 miliar. Dari video yang beredar di aplikasi perpesanan, ratusan member tersebut menggeruduk kediaman owner AOC (Arisan Online Cirebon) di salah satu perumahan yang ada di Cirebon.

Karena merasa tertipu oleh owner, dalam video itu pun sejumlah member sempat merusak bagian isi rumah karena kesal, pengelola arisan online tersebut tidak dapat memberikan kepastian perihal pengembalian uang milik para member. 

Kuasa hukum dari salah satu korban AOC, Reza Pramadia mengungkapkan, pada pekan lalu dirinya sempat menjadi mediator antara LA dengan para membernya. Namun, dari hasil pertemuan tersebut tidak ada titik temu antara owner dengan para member. Sampai akhirnya, praktik titip dana ini berujung pada pelaporan ke pihak kepolisian pada 7 Desember 2023 oleh kliennya karena menilai tidak ada keseriusan dari LA untuk mengembalikan dana yang dititipkan.

Baca Juga:Modus Kredit Fiktif, Pegawai Pegadaian Ini Terancam Penjara Seumur Hidup Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jabar Raih Predikat WBBM 2023

“Klien saya dirugikan mencapai Rp 80 juta karena ini masuk unsur dugaan penipuan dan penggelapan jadi kami putuskan buat laporan kepada pihak kepolisian,” ungkapnya, Senin (11/12/2023). Dirinya menjelaskan, mayoritas korban merupakan member-member baru yang baru bergabung 2-3 bulan.

Para korban tertarik karena owner sendiri mengiming-imingi keuntungan mencapai 10 persen dari uang yang dititipkan. “Kami mendampingi klien berjumlah satu orang dan korban-korban lainnya akan dijadikan saksi,” jelasnya. Dirinya menegaskan, jumlah kerugian para member AOC atas praktik titip dana ini mencapai Rp 12 milyar. Dari informasi yang dimilikinya, total kerugian tersebut dialami oleh 300 orang lebih yang tergiur dengan janji LA selaku owner AOC.

“Pada saat itu saya ke tempat kejadian untuk memediasi para korban, ternyata membernya bukan saja dari Cirebon, tapi ada dari Yogyakarta, Bandung, Jakarta, Indramayu dan Kuningan,” ucapnya. Selain itu, dia menyebutkan gaya hidup owner yang hedon menjadi alasan para member untuk berani menitipkan dana pada LA karena terbilang mapan secara materi. Terlebih lagi, arisan online ini sudah berjalan sejak 8 tahun yang lalu dan praktik titip dana sudah berjalan 2 tahun sehingga menambah kepercayaan bagi para membernya.

0 Komentar