Bidik Jalan Mulus 2029, DPUTR Kabupaten Cirebon Mulai Betonisasi di 91 Titik Strategis

91 paket proyek pembangunan DPUTR
DPUTR Kab. Cirebon terus bergerak cepat, tercatat sebanyak 91 paket pekerjaan akan diproses melalui skema tender di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE)
0 Komentar

KAB. CIREBON – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon bergerak cepat merealisasikan perbaikan jalan melalui lelang tahap kedua pada tahun anggaran 2026. Fokus utama dalam tahap ini adalah penguatan struktur jalan melalui metode betonisasi guna memastikan ketahanan infrastruktur dalam jangka panjang.

Tercatat sebanyak 91 paket pekerjaan akan diproses melalui skema tender di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), yang didampingi oleh 23 paket pekerjaan melalui mekanisme pengadaan langsung (dasung). Sebaran proyek ini mencakup wilayah strategis, mulai dari kawasan barat hingga timur Kabupaten Cirebon.

Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Cirebon, Rezza Fauzi, menegaskan bahwa penentuan lokasi perbaikan tidak hanya didasarkan pada tingkat keramaian lalu lintas, melainkan pada skala prioritas kondisi kerusakan dan tanggung jawab pemenuhan program kerja pemerintah daerah.

Baca Juga:Pemerintah Kabupaten Cirebon Pacu Pembangunan, 95 Paket Proyek Infrastruktur Resmi Ditayangkan di LPSEMiris, Sapi Percontohan di Kubangdeleg Kurus, Komisi II DPRD Cirebon Desak Menambah Anggaran Pakan

“Insya Allah, mulai hari ini atau selambat-lambatnya minggu depan, proses lelang untuk 91 paket tender dan 23 paket pengadaan langsung sudah berjalan. Fokus kami adalah peningkatan kualitas dengan spesifikasi beton. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjalankan instruksi Bupati untuk memperbaiki akses mobilitas masyarakat,” ujar Rezza, Jumat (8/5/2026).

Setiap paket pekerjaan memiliki nilai investasi yang bervariasi, mulai dari Rp400 juta hingga Rp2,5 miliar. Rezza pun mengapresiasi peran aktif masyarakat yang terus memberikan laporan mengenai kerusakan jalan. Menurutnya, masukan tersebut menjadi data penting bagi dinas dalam melakukan pemetaan di lapangan.

Saat ini, tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Cirebon berada di angka 86 persen. Rezza optimis, dengan akselerasi pembangunan yang dilakukan secara konsisten, target besar pemerintah daerah dapat tercapai dalam beberapa tahun ke depan.

“Target besar kami adalah pada tahun 2029, seluruh ruas jalan kabupaten sudah dalam kondisi mantap 100 persen. Untuk mencapai itu, kami tidak hanya mengandalkan APBD kabupaten saja, tetapi juga aktif melobi bantuan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” tambahnya.

Pada tahun 2026 ini, terdapat tiga ruas jalan kabupaten yang sedang dalam proses asistensi Detail Engineering Design (DED) untuk mendapatkan bantuan provinsi. Sebelumnya, sejumlah ruas vital seperti Pasaleman, Ciledug, hingga Pasawahan telah sukses diperbaiki berkat sokongan dana provinsi.

0 Komentar