CIREBON – Pasca heboh pemberitaan mangkraknya gedung rawat inap RSUD Waled, kali ini muncul kabar tak sedap lainnya, yakni adanya seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan RSUD Waled yang tidak masuk kerja alias bolos selama setahun lebih. Demikian disampaikan salah satu sumber terpercaya JP, Kamis (28/2/2019) sore.
“Terhitung dari Januari 2018 sampai Januari sekarang, jadi satu tahun lebih satu bulan dia tidak masuk kerja,” katanya. Sumber menjelaskan, PNS berinisial “NH” itu ditempatkan dibagian arsip RSUD Waled. “Sebelumnya dibagian perencanaan, sekarang ditugaskan dibagian arsip, masih dibawah Pak Soleh (Kabag Kesekertariatan),” imbuhnya. Ditanya apakah alasan PNS tersebut tidak masuk kerja, sumber mengaku tidak tahu pasti alasannya.
“Hampir semua karyawan juga tahu (ada PNS tidak masuk kerja). Orangnya sih ada, bahkan rekan-rekan sempat beberapa kali ketemu di jalan. Tapi yang jadi masalah kenapa tidak ada teguran dari manajemen? Kalau soal gaji, pastilah dapat karena dia PNS. Tapi kenapa RS tidak lapor ke BKD, jadi BKD mana tahu ada masalah seperti ini di RSUD Waled,” terang sumber.
Baca Juga:Bawaslu Minta KPU Pastikan Surat Suara Kapan DatangJangan Abaikan Peran Perempuan Pada Pemilu 2019
Dia menjelaskan, beberapa karyawan juga pernah menanyakan hal ini kepada Kepala Ruangan Arisp RSUD Waled. Namun kepala ruang arsip mengaku bingung harus melakukan langkah apa. “Kalau saya laporkan, pasti dia (PNS berinisial NH) nyalahin saya. Kalau saya tidak lapor ya sama saja, kalau ditanya atasan saya gak tahu dia kemana,” kutip sumber menirukan ucapan Kepala Ruangan Arsip.
Sumber menduga, kenapa manajemen tidak berani memberikan sanksi kepada PNS tersebut karena yang bersangkutan mungkin mengetahui adanya sesuatu di RSUD Waled. “Orang juga bisa menilai, ada apa ini, kenapa tidak berani menegur? Saya yakin pak direktur juga tahu hal ini tapi diam saja,” cetus sumber dengan nada kritis.
Sementara itu, saat JP mencoba mengkonfirmasikan masalah ini kepada manajemen, Jumat (1/3/2019), Kabag Kesekertariatan RSUD Waled, Soleh Bastaman tidak ada di kantor. “Pak Soleh masih di Bandung,” ujar seorang pegawai.
