Dua Remaja Cantik Jadi Korban Tabrak Lari di Sedong, Keluarga Desak Polisi Gerak Cepat

Tabrak lari
Dua remaja terkapar usai diserempet kendaraan roda empat di wilayah Sedong.
0 Komentar

CIREBON – Kasus dugaan tabrak lari kembali terjadi di wilayah Kabupaten Cirebon. Kali ini, dua remaja perempuan pengendara sepeda motor Honda Genio menjadi korban setelah diserempet mobil Colt Bak di Jalan Setu Sedong, Kecamatan Sedong, Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.Ironisnya, usai insiden terjadi, pengemudi mobil bersama penumpangnya justru memilih kabur meninggalkan korban terjatuh di badan jalan tanpa memberikan pertolongan sedikit pun.Peristiwa bermula saat motor yang dikendarai PBK (15), warga Desa Ciawiasih, Kecamatan Susukanlebak, melaju dari arah Sedong menuju Windujaya. Di atas motor itu, ia membonceng NK (15), warga Desa Cipeujeuh Wetan, Kecamatan Lemahabang.Saat melintas di lokasi kejadian, dari arah berlawanan melaju sebuah mobil Colt Bak yang diduga mengambil jalur terlalu dekat hingga menyerempet kendaraan korban. Benturan tersebut membuat kedua remaja itu terjatuh keras ke jalan.Warga yang kebetulan melintas, terutama sejumlah ibu-ibu pengendara, langsung berhenti dan memberikan pertolongan. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Sedong untuk mendapatkan penanganan medis.Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua korban mengalami luka lecet pada bagian tangan dan kaki. Meski tidak mengancam nyawa, kejadian itu menimbulkan trauma bagi korban dan keluarga.Ayah salah satu korban, Haris, mengecam keras tindakan pengemudi Colt Bak yang dinilai tidak memiliki tanggung jawab maupun rasa kemanusiaan.“Anak-anak dibiarkan terjatuh begitu saja di jalan sepi. Bukannya menolong, mereka malah kabur. Ini bukan hanya soal kecelakaan, tapi soal hati nurani,” tegas Haris dengan nada kecewa.Ia meminta aparat kepolisian tidak menganggap kasus ini sebagai insiden lalu lintas biasa. Menurutnya, tindakan melarikan diri setelah menyebabkan kecelakaan merupakan bentuk kelalaian serius yang harus ditindak tegas.“Kalau pelaku seperti ini dibiarkan bebas, sangat berbahaya bagi pengguna jalan lainnya. Polisi harus segera mengungkap identitas kendaraan dan pengemudinya agar ada efek jera,” ujarnya.Masyarakat juga mempertanyakan minimnya tanggung jawab pengemudi kendaraan besar yang kerap melintas di jalur penghubung Sedong–Windujaya. Warga berharap patroli dan pengawasan lalu lintas di jalur tersebut diperketat untuk mencegah kejadian serupa terulang.Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Sedong Polresta Cirebon. Polisi disebut tengah mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri keberadaan mobil Colt Bak yang melarikan diri usai kejadian. (crd)

0 Komentar