CIREBON – Pemerintah Kabupaten Cirebon terus menunjukkan komitmen nyata dalam mengakselerasi kesejahteraan masyarakat melalui penguatan infrastruktur hunian. Pada tahun anggaran 2026, Pemkab Cirebon menetapkan target ambisius untuk membedah sebanyak 466 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon.
​Program strategis ini dikonfirmasi langsung oleh Bupati Cirebon, Drs. Imron, M.Ag., saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan rumah di Desa Melakasari, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, pada Rabu (13/5/2026). Dalam kunjungannya, Bupati menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan papan yang layak adalah prioritas utama pemerintah dalam mengintervensi kemiskinan ekstrem.
​“Program Rutilahu ini menyasar seluruh wilayah Kabupaten Cirebon tanpa terkecuali. Untuk tahun 2026 ini, target kami adalah membangun kembali 466 rumah warga agar menjadi hunian yang memenuhi standar kesehatan dan keamanan,” ujar Imron di sela-sela kegiatannya memantau progres fisik bangunan.
Baca Juga:Perkuat Tata Kelola Data, Pemkab Cirebon Siapkan Tiga Desa Unggulan Menuju Program "Desa Cantik" 2026Waspada Hantavirus, Dinkes Kabupaten Cirebon Perketat Pengawasan di Puskesmas dan Rumah Sakit
​Menurut Imron, program ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk membantu keluarga prasejahtera yang selama ini terpaksa tinggal di bawah atap yang memprihatinkan. Ia berharap, transformasi fisik bangunan ini juga berdampak pada transformasi kualitas hidup para penghuninya.
​Khusus di Desa Melakasari, tercatat sebanyak 11 unit rumah warga mendapatkan bantuan melalui skema Bantuan Bedah Rumah Swadaya (BBRS). Menariknya, proses renovasi yang dilakukan bukan sekadar perbaikan ringan, melainkan pembongkaran total. Rumah-rumah yang sebelumnya dinilai rusak berat dan membahayakan keselamatan penghuninya tersebut dibangun kembali dari pondasi awal.
​“Ada 11 unit di desa ini yang kami bangun ulang dari nol. Harapannya, setelah rumah ini selesai, masyarakat penerima manfaat dapat hidup lebih tenang, lebih sehat, dan pada akhirnya memiliki semangat baru untuk meningkatkan taraf hidup mereka,” tutur Bupati Imron.
​Di lokasi yang sama, Kuwu (Kepala Desa) Melakasari, Sochibi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada jajaran pemerintah daerah. Baginya, bantuan ini merupakan oase bagi warga yang sudah lama mendambakan hunian layak.
​“Kami dari pemerintah desa sangat berterima kasih. Program bedah rumah ini sangat membantu warga kami yang kondisi ekonominya terbatas namun kondisi rumahnya sudah sangat tidak layak huni,” ungkap Sochibi.
