Santuni Korban Kecelakaan Maut Indramayu, Gubernur Dedi Mulyadi Serahkan Rp25 Juta per Jiwa

KDM santuni keluarga korban lakalantas indramayu
KDM kunjungi dan menyantuni keluarga korban lakalantas Indramayu, Selasa (14/7/2026).
0 Komentar

INDRAMAYU – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bergerak cepat menunjukkan kepeduliannya dengan mendatangi langsung keluarga korban kecelakaan maut yang terjadi di Jalur Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu. Langkah takziah ini dibarengi dengan penyerahan santunan tunai senilai Rp25 juta untuk masing-masing korban meninggal dunia sebagai wujud nyata empati dan kehadiran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat di tengah kedukaan warga.

Orang nomor satu di Jawa Barat tersebut tiba di kediaman duka yang berlokasi di Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, pada Selasa (14/7/2026) sore, beberapa saat menjelang berkumandangnya azan magrib. Didampingi jajaran pejabat kewilayahan, Dedi Mulyadi langsung menyambangi satu per satu rumah duka guna menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas tragedi yang terjadi pada Minggu (12/7/2026) lalu tersebut.

Dalam suasana takziah yang sarat akan haru, Dedi sempat berbincang intim dengan ahli waris dan kerabat korban demi menggali kronologi serta memastikan kondisi psikologis keluarga yang ditinggalkan. Diketahui, kecelakaan beruntun yang melibatkan dua unit truk dan satu mobil pikap pengangkut rombongan pengantin tersebut telah merenggut total 12 korban jiwa.

Baca Juga:Fokus Pembangunan Kabupaten Cirebon 2027: Bupati Imron Prioritaskan Infrastruktur dan Hilirisasi Sektor UnggulPesta Demokrasi Bekasi: 154 Desa Bersiap Gelar Pilkades Serentak 20 September 2026

Saat menyerahkan bantuan dana kerahiman secara simbolis kepada perwakilan ahli waris, Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penguat agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan. Ia menegaskan perlunya proteksi masa depan bagi anak-anak yang ditinggalkan oleh orang tuanya akibat insiden fatal tersebut.

“Saya titipkan pemanfaatan dana santunan ini, utamanya untuk menopang kebutuhan hidup sehari-hari serta menjamin keberlangsungan masa depan istri dan anak-anak almarhum yang ditinggalkan. Pemerintah provinsi hadir untuk memastikan bahwa keluarga yang tertimpa musibah tidak berjalan sendirian menghadapi masa-masa sulit ini,” ujar Dedi secara formal sebelum berpamitan dengan pihak keluarga.

Kehadiran rombongan Gubernur di sentra pemukiman padat tersebut disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh ratusan warga setempat. Sepanjang jalur menuju rumah duka dipadati oleh masyarakat yang ingin melihat langsung kepedulian pemimpin daerahnya. Guna menjaga kelancaran dan kekhidmatan prosesi takziah, puluhan personel kepolisian dari Polres Indramayu disiagakan untuk membentuk pagar betis guna mengamankan rute perlintasan rombongan.

0 Komentar