Akselerasi Pembangunan, TNI Geber Program TMMD di Luwungkencana

TMDD ke-129 di Desa Luwungkencana
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, bersama jajaran TNI Kodim 0620/Kabupaten Cirebon membuka kegiatan TMDD ke-129 di Desa Luwungkencana, Kecamatan Susukan.
0 Komentar

CIREBON — Komando Distrik Militer (Kodim) 0620/Kabupaten Cirebon secara resmi menggulirkan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026. Program terintegrasi lintas sektoral ini dipusatkan di Desa Luwungkencana, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, sebagai bagian dari komitmen nyata TNI dalam mempercepat pembangunan wilayah tertinggal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan.

Komandan Kodim (Dandim) 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf. Nizar Bachtiar, S.H., M.I.P., turun langsung ke lapangan guna meninjau progres pengerjaan fisik di beberapa titik sasaran strategis. Langkah intervensi infrastruktur ini diharapkan dapat membuka isolasi geografis, memperlancar mobilitas ekonomi, serta menstimulus geliat usaha mikro di tingkat desa.

“Program TMMD ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan pengejawantahan dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami ingin memastikan kehadiran negara melalui tangan TNI benar-benar dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Desa Luwungkencana, baik dari sisi aksesibilitas jalan maupun kualitas hidup,” ujar Letkol Inf. Nizar Bachtiar di sela-sela peninjauannya.

Baca Juga:Mal Pelayanan Publik Kabupaten Cirebon Sepi, DPMPTSP Dorong Integrasi Layanan PBG Hingga PasporSantuni Korban Kecelakaan Maut Indramayu, Gubernur Dedi Mulyadi Serahkan Rp25 Juta per Jiwa

Hingga pertengahan Juli 2026, sejumlah pengerjaan fisik utama terus dikebut oleh personel gabungan Satgas TMMD bersama elemen warga setempat. Salah satu target primadona dalam operasi kemanusiaan ini adalah pembangunan jalan rabat beton yang saat ini progresnya dilaporkan berjalan sangat positif. Jalan penghubung antardusun yang semula berupa tanah liat dan berbatu tersebut, kini mulai bertransformasi menjadi jalur beton yang kokoh untuk mempermudah akses pengangkutan hasil bumi.

Selain fokus pada jalan rabat beton, sasaran fisik TMMD ke-129 ini juga mencakup rehabilitasi sejumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga prasejahtera. Melalui program bedah rumah ini, TNI berkomitmen untuk menghadirkan hunian yang memenuhi standar kesehatan dan kelayakan. Tidak hanya itu, perbaikan sarana sanitasi lingkungan dan saluran drainase desa juga turut dikerjakan secara gotong royong demi meminimalisasi risiko banjir saat musim penghujan tiba.

Letkol Inf. Nizar Bachtiar menegaskan pentingnya akurasi dan pengawasan maksimal pada setiap jengkal material konstruksi yang digunakan agar hasilnya memiliki daya tahan jangka panjang. Pihaknya mengapresiasi tingginya antusiasme warga yang bahu-bahu bersama para prajurit bekerja sejak tahapan pra-TMMD digulirkan awal bulan lalu.

0 Komentar