“Pengawasan ketat kami lakukan untuk memastikan kualitas bangunan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah direncanakan. Kami sangat bangga melihat budaya gotong royong yang hidup kembali di Luwungkencana. Semangat inilah yang menjadi bahan bakar utama bagi kami untuk menyelesaikan seluruh target tepat pada waktunya,” tambah Dandim 0620/Kabupaten Cirebon tersebut.
Di samping pembangunan fisik, TMMD ke-129 di Desa Luwungkencana juga menyasar program nonfisik guna menguatkan aspek kapasitas sumber daya manusia (SDM). Berbagai penyuluhan mulai dari wawasan kebangsaan, pembinaan bela negara, edukasi kesehatan pencegahan stunting, hingga pelatihan manajemen UMKM digital turut dijadwalkan secara simultan bersama jajaran Kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Cirebon. Keseluruhan program ini ditargetkan rampung sepenuhnya sebelum penutupan resmi operasi TMMD pada akhir bulan ini. (rif/dbs)
