Dari Eropa ke Bandung: Ragnar Oratmangoen Siap Menyala Bersama Persib

Ragnar Oratmangoen
Persib resmi menggaet Ragnar Oratmangoen sebagai amunisi anyar di lini depan. foto:persib
0 Komentar

BANDUNG – Langkah Persib dalam mematangkan skuad menghadapi musim 2026/2027 terus bergulir. Kali ini, klub berjuluk Pangeran Biru itu secara resmi menggaet Ragnar Oratmangoen sebagai amunisi anyar di lini depan.

Pemain kelahiran Oss, Belanda, 21 Januari 1998, itu dikenal sebagai pesepak bola serbabisa. Ia sanggup ditempatkan di berbagai posisi penyerangan, mulai dari sayap kanan-kiri hingga peran sebagai gelandang serang.

Kedatangan Ragnar bukan sekadar tambahan jumlah pemain. Manajemen Persib menilai kehadirannya sebagai jawaban atas kebutuhan taktik tim di tengah gempuran jadwal kompetisi yang padat, baik di kancah domestik maupun turnamen antarklub Asia.

Baca Juga:Tim Advokasi Patahkan Klarifikasi Dirut PT RSB, Beberkan Dugaan Pelanggaran UUPT dan Pengalihan 2.700 SahamKabupaten Cirebon Darurat Sampah: Produksi 1.200 Ton Sehari, Pemkab Targetkan Solusi dari Hulu hingga PLTSa

Sebelum meminang Ragnar, Persib lebih dulu mendatangkan empat nama: Gabriel Mutombo, Luka Menalo, Sandy Walsh, dan Gakuto Notsuda. Rangkaian rekrutmen ini menunjukkan adanya pola perencanaan yang matang dalam membangun fondasi tim yang solid dan kompetitif.

Langkah-langkah itu sekaligus menjadi wujud nyata dari semangat Positive Movement yang selama ini menjadi filosofi kerja klub. Persib tak hanya memburu prestasi instan, tetapi juga berupaya menjaga keberlanjutan dengan menyusun skuad berlapis dan berkualitas.

Ragnar Anthonius Maria Oratmangoen bukanlah nama asing di sepak bola Eropa. Sebelum mendarat di Bandung, ia sudah merasakan kerasnya persaingan di sejumlah liga elite Benua Biru.

Terakhir, ia membela FCV Dender EH di kompetisi kasta tertinggi Belgia, Liga Pro. Sebelumnya, namanya tercatat pernah berseragam beberapa klub Belanda, seperti NEC Nijmegen, TOP Oss, SC Cambuur, Go Ahead Eagles, FC Groningen, dan Fortuna Sittard.

Karier profesionalnya dimulai dari NEC Nijmegen. Di klub tersebut, ia sempat dipinjamkan ke TOP Oss dan tampil cukup moncer dengan 48 penampilan serta lima gol.

Puncak performanya terlihat saat berseragam SC Cambuur. Di sana, Ragnar mencetak 12 gol dari 47 laga. Kecepatan, gerakan tanpa bola, serta insting mencetak gol menjadi senjata utamanya.

Tak hanya itu, ia juga dikenal sebagai pengatur ritme serangan yang apik. Kemampuannya membaca ruang dan memberi umpan terukur membuatnya kerap menjadi motor permainan di lini tengah lawan.

Baca Juga:BKPSDM Kabupaten Cirebon Dalami Dugaan Fake GPS, Ribuan ASN Terancam Sanksi DisiplinKomisi IV DPRD Desak Pemkab Cirebon Sediakan Anggaran Darurat BPBD

Setelah melalui petualangan di Go Ahead Eagles, FC Groningen, dan Fortuna Sittard, Ragnar memutuskan mencicipi kompetisi Belgia bersama Dender. Pengalaman panjang di Eropa itu diyakini menjadi bekal berharga untuk beradaptasi dengan gaya bermain PERSIB yang dinamis.

0 Komentar