BANDUNG – Robi Darwis mengakui bahwa melepas seragam kebanggaan Persib Bandung merupakan keputusan yang sangat berat. Gelandang muda kelahiran Cianjur itu dipastikan tak lagi memperkuat skuad Maung Bandung pada kompetisi Super League musim 2026/2027 mendatang.
Meski sempat mencuri perhatian sebagai salah satu prospek cerah tim, Robi harus melanjutkan langkah kariernya di pelabuhan baru. Keputusan ini terasa semakin pilu mengingat dirinya adalah buah binaan akademi Persib sejak usia dini, sehingga ikatan emosional dengan klub sangatlah erat.
Keharusan berpisah ini tak lepas dari kebijakan internal tim yang dinilai telah memiliki cukup banyak stok pemain muda. Di samping itu, regulasi kompetisi musim depan yang menghapus kewajiban menurunkan pemain di bawah 23 tahun turut mempengaruhi situasi yang dihadapi Robi.
Baca Juga:Gubernur Dedi Mulyadi Soroti APBD Jabar, Singgung Anggaran Rp 19 Triliun untuk AparaturKejaksaan Lepas Roy Suryo dan Tifa, Jokowi Mania Soroti Kejanggalan Proses Hukum
Dalam unggahan di akun media sosial pribadinya, Robi mengungkapkan bahwa berpisah dengan Persib bukan sekadar berpindah klub, melainkan meninggalkan rumah kedua tempat ia tumbuh dan dibesarkan. Ia mengenang perjalanan panjangnya, mulai dari anak kecil dengan mimpi sederhana hingga akhirnya berkesempatan mengenakan jersey kebanggaan Maung Bandung.
“Sulit rasanya merangkai kata untuk mengakhiri babak di tempat yang telah saya anggap sebagai rumah. Dari seorang bocah yang bermimpi, hingga akhirnya berdiri dan bertarung dengan penuh kebanggaan memakai seragam ini,” tulis Robi dalam unggahan emosionalnya.
Pemain berusia 22 tahun itu juga menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia mencatat 16 penampilan sepanjang musim lalu sebagai bukti nyata bahwa dirinya mendapat ruang untuk terus berkembang di tengah skuad senior.
Robi tak lupa menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen klub, mulai dari manajemen, ofisial, jajaran pelatih, hingga rekan-rekan setim yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidupnya.
“Terima kasih untuk setiap kesempatan, kepercayaan, dan kebersamaan yang telah kita lalui. Kalian bukan sekadar teman seperjalanan, melainkan keluarga yang akan selalu saya banggakan,” pungkasnya.
Tak ketinggalan, Robi juga menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Bobotoh, suporter fanatik Persib yang selalu memberikan dukungan tanpa henti. Sebagai pemain asli Jawa Barat, ikatan batin dengan pendukung setia Maung Bandung terasa begitu kental dan menjadi kenangan manis yang tak terlupakan.
