Meriah, Puncak Kirab Budaya Tatar Sunda 2026 Padati Jalanan Kota Bandung

Puncak hari tatar sunda
Foto ilustrasi kirab budaya Milangkala Tatar Sunda.
0 Komentar

Pada kesempatan lain saat Gubernur Jawa Barat mengikuti kirab di Sumedang , Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini secara rutin juga dinilai memiliki potensi dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, terutama melalui penguatan sektor UMKM dan pariwisata.

“Tentu tinggi (potensi ekonomi). Ya, kalau setiap perayaan kegiatan kan selalu melahirkan UMKM. Dan yang paling utama nanti ya karena mungkin tahun ini mendadak. Tahun depan Sumedang sudah berdandan agar lebih siap,” katanya.

Gubernur Jawa Barat ini juga menegaskan bahwa penetapan Hari Tatar Sunda dan penyelenggaraan kirab ini bukan sekadar hiburan visual.

Baca Juga:Dua Remaja Cantik Jadi Korban Tabrak Lari di Sedong, Keluarga Desak Polisi Gerak CepatGuru Tak Sekadar Mengajar: Kini Ada Pelatihan Terapi Mental Khusus bagi Guru

“Hari Tatar Sunda adalah momentum untuk menghidupkan kembali nilai luhur budaya sebagai fondasi pembangunan Jawa Barat. Melalui semangat ‘Nyuhun Buhun, Nata Nagara’, warisan budaya menjadi energi dalam membangun daerah yang berkarakter dan berkelanjutan,” pungkas Gubernur Dedi Mulyadi.

Tingginya antusiasme masyarakat yang bertahan hingga akhir acara menunjukkan besarnya dukungan publik terhadap upaya pelestarian budaya lokal. Selain menjadi sarana rekreasi, warga menilai gelaran budaya berskala besar seperti ini sangat efektif sebagai media edukasi sejarah yang hidup. (rif/dbs)

0 Komentar