Rp27 Miliar untuk Sepatu Sekolah Rakyat Jadi Sorotan, Mensos Buka Suara: "Semua Demi Kepentingan Siswa"

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul,
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul.
0 Komentar

“Saya dan Pak Wamen telah berkomitmen untuk tidak ikut campur dalam proses pengadaan. Jalankan sesuai prosedur dan ketentuan yang ada. Jika ditemukan pelanggaran, saya sendiri tidak segan-segan melaporkan ke aparat penegak hukum,” ujarnya.

Berdasarkan dokumen Rencana Umum Pengadaan Kementerian Sosial tahun 2026, anggaran sebesar Rp27,54 miliar tersebut dialokasikan untuk 39.345 pasang sepatu. Sumber dana berasal dari APBN.

Proses pengadaan akan dilakukan melalui mekanisme e-purchasing dan dikelola oleh Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial sepanjang tahun 2026.

Baca Juga:Waspada 'Rapor Merah' SLIK OJK: Kini Jadi Penentu Lolos Rekrutmen Kerja di CirebonWarga Empat Desa di Cirebon Selatan Protes Keras Kerusakan Jalan Mertapada–Gemulungtonggoh

Meski demikian, dokumen tersebut belum memuat rincian spesifikasi teknis sepatu. Informasi yang tersedia saat ini hanya menyebutkan bahwa produk yang akan dibeli merupakan hasil produksi dalam negeri.

Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai bahan baku, standar kualitas, maupun detail teknis lainnya. Publik pun masih menanti kejelasan dari pihak terkait.

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pendidikan siswa dari berbagai latar belakang ekonomi. (red)

0 Komentar