CIREBON – Teknologi pelacak Global Positioning System (GPS) kembali terbukti ampuh dalam mengungkap tindak kriminalitas. Seorang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial A (36) tak berkutik saat diringkus jajaran Polres Cirebon Kota pada Rabu (29/4/2026) pagi, setelah motor hasil curiannya terlacak melintasi wilayah hukum Cirebon.
Peristiwa ini bermula ketika korban, Hanafi Dwi Prayogi (29), warga Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, melaporkan kehilangan sepeda motor Honda Vario miliknya ke kepolisian setempat. Beruntung, kendaraan korban telah dilengkapi dengan sistem pengamanan digital yang memungkinkan posisi kendaraan dipantau secara real-time melalui satelit.
Laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan koordinasi cepat lintas wilayah. Titik terang muncul saat sistem pelacak menunjukkan sinyal aktif di wilayah Cirebon sekitar pukul 06.30 WIB. Mendapat informasi akurat tersebut, petugas dari Polres Cirebon Kota langsung melakukan penyisiran intensif di titik koordinat yang terdeteksi.
Baca Juga:Mencekam Usai Tragedi, Gerbong Khusus Wanita di KRL Sepi PenumpangHarga Emas Terjun Bebas, Ketegangan Global dan Suku Bunga AS Jadi Pemicu Utama
Pengejaran sempat berlangsung dramatis di jalan raya saat petugas mengidentifikasi kendaraan yang melaju sesuai dengan ciri-ciri barang bukti. Setelah aksi kejar-kejaran singkat, polisi berhasil menghentikan laju motor dan mengamankan pelaku berinisial A, yang diketahui merupakan warga Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.
”Pengungkapan kasus ini merupakan hasil sinergi yang apik antara laporan masyarakat, respons cepat anggota di lapangan, serta dukungan teknologi GPS yang sangat akurat dalam menentukan posisi kendaraan,” ujar Kapolres Cirebon Kota melalui Kasat Reskrim AKP Adam Gana.
Situasi di lokasi penangkapan sempat memanas ketika warga sekitar mulai berdatangan karena penasaran. Namun, berkat kesigapan aparat, kerumunan dapat dikendalikan dan pelaku langsung dibawa ke Mapolres Cirebon Kota guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Selain mengamankan satu unit motor Honda Vario hitam, polisi juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pelaku serta melengkapi administrasi penyidikan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M Aris Hermanto, mengingatkan masyarakat agar memetik pelajaran dari kejadian ini. Ia mengimbau pemilik kendaraan untuk tidak hanya mengandalkan kunci stang, tetapi juga memasang pengaman tambahan.
”Kami menyarankan penggunaan kunci ganda atau alat pelacak seperti GPS. Hal ini terbukti sangat membantu kami dalam mempercepat pengungkapan kasus. Jangan ragu untuk segera melapor melalui layanan darurat 110 jika menjadi korban atau melihat tindakan mencurigakan,” tegas AKP M Aris.
