CIREBON – Warga Kelurahan Lemahwungkuk, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, mendadak gempar pada Senin (27/4/2026) pagi. Sebuah benda yang diduga kuat sebagai granat ditemukan tertimbun di dalam tanah, memicu respon cepat dari pihak kepolisian guna mengantisipasi ancaman ledakan di pemukiman padat penduduk tersebut.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB ini bermula dari aktivitas rutin konstruksi. Lokasi penemuan yang berada di lingkungan RT 01/02 langsung disterilisasi oleh petugas bersenjata lengkap demi menjamin keselamatan warga sekitar.
Kronologi Penemuan di Kedalaman Tanah
Benda berbahaya tersebut pertama kali ditemukan oleh Aris (45), seorang tukang bangunan yang tengah melakukan penggalian untuk pembuatan saluran air atau gorong-gorong. Saat cangkulnya membentur benda keras yang tidak lazim, Aris segera menyadari potensi bahaya dari objek yang terangkat dari dasar galian tersebut.
Baca Juga:Stok Melimpah, Bulog Cirebon Serap 159 Ribu Ton Gabah Petani CimajakuningAtasi 4 Juta Anak Putus Sekolah, Kemendikdasmen Genjot Program PJJ di Seluruh Indonesia
Kapolsek Lemahwungkuk, Iptu Usep Winta, menjelaskan bahwa saksi bersama pemilik rumah, H. Mirta (60) dan Feni Dewiyani (35), langsung melaporkan temuan itu ke Mapolsek setempat.
“Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, benda tersebut ditemukan saat proses penggalian tanah. Karena diduga telah tertimbun dalam waktu yang cukup lama, saksi sempat mengamankannya sementara menggunakan wadah kotak styrofoam sebelum petugas tiba di lokasi,” ungkap Iptu Usep Winta.
Koordinasi dengan Tim Jibom Brimob
Menyikapi temuan sensitif ini, Polres Cirebon Kota tidak ingin mengambil risiko. Kepolisian segera memasang garis polisi (police line) dan menghubungi unit ahli guna melakukan evakuasi sesuai prosedur standar operasional (SOP) penjinakan bahan peledak.
“Kami telah melakukan koordinasi intensif dengan Unit Jibom (Penjinakan Bom) Detasemen Brimob Polda Jawa Barat. Penanganan lebih lanjut harus dilakukan oleh tim yang memiliki keahlian khusus untuk memastikan apakah benda tersebut masih aktif atau tidak,” tambah Kapolsek.
Imbauan Kapolres: Jangan Ambil Tindakan Sendiri
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, membenarkan insiden tersebut dan memastikan bahwa situasi saat ini telah terkendali di bawah pengawasan profesional. Ia menekankan bahwa keselamatan jiwa masyarakat adalah prioritas tertinggi dalam penanganan benda mencurigakan tersebut.
AKBP Eko juga mengeluarkan peringatan keras kepada warga agar tidak bersikap gegabah jika menemukan benda serupa di kemudian hari.
