Keterlibatan lintas generasi menjadi catatan penting dalam perayaan tahun ini, di mana para pelajar mulai dari tingkat PAUD hingga SMA ikut serta aktif. Kuwu Amy menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara ini sukses diselenggarakan murni atas partisipasi dan swadaya mandiri masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap kebersamaan masyarakat semakin kuat dan generasi muda semakin mengenal serta mencintai budaya daerahnya sendiri,” tuturnya.
Ia berharap tradisi Sedekah Bumi dan Haul Sesepuh Desa Karangwangun dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan tiap tahunnya sebagai pilar penguat kebudayaan lokal, gotong royong, dan rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat. (jay/red)
