Sambut BSMSS 2026, Serang Kulon Disiapkan Jadi Pusat Pembangunan Infrastruktur Tani dan Pemberdayaan Warga

Sambut BSMSS 2026, Serang Kulon Disiapkan Jadi Pusat Pembangunan Infrastruktur Tani dan Pemberdayaan Warga
Kuwu Alimudin, bersama pihak terkait melaksanakan rapat koordinasi program BSMSS 2026 di Desa Serang Kulon dijadwalkan resmi bergulir pada 18 November 2026.
0 Komentar

CIREBON — Akselerasi pembangunan infrastruktur pedesaan dan penguatan ekonomi masyarakat kembali diperkuat di wilayah timur Kabupaten Cirebon. Desa Serang Kulon, Kecamatan Babakan, resmi diproyeksikan menjadi lokasi sasaran utama pelaksanaan program Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Tahun 2026. Program manunggal TNI bersama pemerintah daerah ini akan menggelontorkan serangkaian paket pembangunan fisik dan program pemberdayaan masyarakat.

Kepastian arah kebijakan pembangunan tersebut dimatangkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan BSMSS 2026 yang digelar oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0620/SGJ Kabupaten Cirebon pada Kamis (29/10/2026). Pertemuan yang melibatkan lintas instansi dan dinas teknis terkait ini bertujuan untuk menyelaraskan skema dukungan sektoral agar program berjalan presisi dan tepat sasaran.

Salah satu fokus utama BSMSS 2026 adalah penguatan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi desa. Untuk menunjang mobilitas hasil bumi dan konektivitas para petani menuju lahan garapan, program ini mengalokasikan anggaran sekitar Rp300 juta untuk pembangunan jalan usaha tani di Dusun III Desa Serang Kulon. Pembangunan akses fisik ini diharapkan mampu memangkas biaya logistik pertanian serta mendongkrak produktivitas warga setempat.

Baca Juga:Krisis Air Bersih Meluas, Ketua DPRD Cirebon Minta Pemda Perkuat MitigasiTrauma Kasus Keracunan Masih Membekas, Orang Tua Siswa SDN Taman Kalijaga Permai Sepakat Tolak Program MBG

Tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), BSMSS 2026 juga mengoptimalkan sinergi dunia usaha. Dukungan pembangunan infrastruktur lingkungan diperkuat melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) dari bank bjb yang siap mengucurkan alokasi dana sekitar Rp50 juta untuk penataan dan perbaikan jalan pemukiman warga.

Selain intervensi sarana fisik, dimensi kesejahteraan sosial dan peningkatan kapasitas SDM juga menjadi pilar penting. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Cirebon dijadwalkan menangani pemugaran lima unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Di saat yang sama, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon akan menggelar pelatihan vokasional bidang tata boga untuk membekali keterampilan masyarakat agar mampu membuka peluang usaha mandiri.

Pemerintah Desa Serang Kulon menyambut positif penunjukan desanya sebagai tuan rumah kemanunggalan TNI-Pemda ini. Kuwu Desa Serang Kulon, Alimudin, menekankan bahwa perencanaan yang matang sejak jauh hari menjadi kunci utama agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh lapisan warga.

0 Komentar