“Melalui koordinasi intensif sejak awal ini, kami berharap seluruh pihak dapat bersinergi dengan baik dalam menyiapkan pelaksanaan BSMSS 2026. Dengan demikian, seluruh rangkaian program dapat berjalan lancar serta memberikan dampak dan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Alimudin usai menghadiri rakor.
Lebih lanjut, Alimudin menggarisbawahi pentingnya partisipasi aktif warga desa melalui budaya gotong royong sebagai penopang keberhasilan BSMSS di lapangan. Menurutnya, kolaborasi yang solid antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan elemen masyarakat merupakan fondasi utama percepatan pembangunan desa.
Berdasarkan garis waktu yang telah ditetapkan, pelaksanaan lapangan program BSMSS 2026 di Desa Serang Kulon dijadwalkan resmi bergulir pada 18 November 2026. Pemerintah desa berharap seluruh target pekerjaan—mulai dari perbaikan jalan tani, penataan permukiman, hingga pelatihan ekonomi—dapat terealisasi tepat waktu dan berkelanjutan. (tim/jp)
