30 Perlintasan Kereta di Cirebon Jadi Sorotan, Baru 8 Titik Tersentuh Fasilitas Keselamatan

Pos perlintasan Kereta Api
Kepala Bidang Sarana Dishub Kabupaten Cirebon, Nunu Nugraha Qodaru Ramdhon, S.Si., M.M.
0 Komentar

“Kalau dari pemerintah daerah dengan KAI itu kita saling kolaborasi. Tahun sekarang PT KAI membantu pembangunan pos jaga di 27 perlintasan sebidang yang ada di Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Tahun ini, giliran perlintasan di wilayah Dompyong yang mendapatkan intervensi keselamatan. Salah satu contoh titik yang telah sukses mendapatkan peningkatan fasilitas tersebut berada di kawasan Pasar Japura Kidul, Kecamatan Astanajapura.

“Sementara satu titik lainnya di wilayah Mundu akan mendapat tambahan rambu melalui anggaran perubahan,” ungkapnya.

Baca Juga:Polemik Akses Perumahan Pabedilan Dipasangi Portal, PT KAI Daop 3 Cirebon Tegaskan Lepas TanganHarapan Perbaikan Infrastruktur Cirebon Digantung: Baru Satu Ruas Jalan yang Direstui Pusat Lewat Program IJD

Nunu mengungkapkan, PT KAI telah menutup tujuh perlintasan tidak aman menggunakan blokade beton agar kendaraan roda empat tidak bisa melintas. Kendati demikian, celah jalan yang tersisa masih sering diterobos oleh pengendara sepeda motor.

“Baru tujuh yang ditutup. Ditutup dengan dikasih beton. Kalau mobil kan enggak bisa melintas, cuma motor masih tetap bisa melintas,” paparnya.

Bahkan, beton yang dipasang sebagai penghalang disebut tidak jarang bergeser akibat kembali diterobos pengguna jalan.

“Sudah dikasih beton, sebulan beton yang tertancap itu sudah bisa bergeser,” kata Nunu.

Meski demikian, dengan masih banyaknya perlintasan yang belum terfasilitasi, Dishub Kabupaten Cirebon berharap adanya sinergi lintas sektor serta dukungan tambahan anggaran agar percepatan penanganan keselamatan di seluruh perlintasan sebidang dapat segera terwujud demi melindungi keselamatan publik secara menyeluruh.

Nunu juga mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan rambu serta kondisi sekitar sebelum melewati perlintasan kereta api.

“Ketika akan melewati perlintasan kereta api, perhatikan rambu-rambu yang ada dan perhatikan juga kanan-kiri. Kalau terlihat ada kereta dan jaraknya sudah dekat, lebih baik berhenti,” pungkas Nunu. (red/dbs)

0 Komentar