CIREBON – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali terjadi di wilayah Kabupaten Cirebon, tepatnya di Jalan Gatot Subroto, Desa Astanalanggar, Kecamatan Losari. Peristiwa pendarahan ini berlangsung dini hari Senin (28/9/2026) sekitar pukul 02.25 WIB, mengakibatkan seorang pemuda mengalami luka bacokan serius hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Waled.
Korban bernama Ridho Andika Firdaus (21), warga Desa Panggangsari, menderita luka di punggung kanan, paha kanan dan kiri, pinggang, serta lecet-lecet parah di kedua kakinya akibat serangan senjata tajam. Ia dilarikan ke ruang rawat inap Anggrek D1 sekitar pukul 03.00 WIB oleh sejumlah teman, yang diketahui bernama Mul, Gilang, dan Marsa, tak lama setelah kejadian usai.
Kapolsek Losari, AKP Sugiono, menjelaskan polisi baru mengetahui kasus ini setelah melakukan penelusuran data medis pasien yang masuk ke rumah sakit. Tim Reskrim dan Intelkam kemudian bergerak dan berkoordinasi dengan pihak RS serta Polsek Waled untuk memastikan asal-usul dan penyebab luka yang didapat korban.
Baca Juga:Gagalkan Penyelundupan, Lanal Cirebon Amankan 75.435 Benih Lobster Senilai Miliaran RupiahPerubahan APBD 2026 Disepakati Rp4,31 Triliun, Pemkab Dikejar Tenggat Waktu Realisasi Program Pro-Rakyat
“Awalnya kami dapat informasi adanya pasien dengan luka yang diduga akibat kekerasan. Setelah dicek dan disimpan, terbukti Ridho adalah korbannya adalah hasil tawuran. Kami langsung dalam keterangan korban dan saksinya, lalu cocokkan dengan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, yaitu di depan tempat jual bunga dan Warung Madura,” ungkap Sugiono, Jumat (2/10/2026).
Berdasarkan keterangan korban, Saksi, dan hasil rekaman pengintaian, penyidik ​​berhasil mengidentifikasi tiga orang yang diduga sebagai pelaku utama pencurian. Mereka berinisial T, A, dan J, yang diketahui berasal dari kawasan Losari Kidul, wilayah perbatasan Jawa Tengah. Ketiganya kini menjadi daftar pencarian orang dan diburu petugas.
Pada Kamis malam (1/10/2026), tim gabungan dari Polsek Losari dan Tim Buser Polresta Cirebon sudah turun ke lokasi dan wilayah sekitar untuk melakukan pengembangan serta pencahayaan. Namun hingga berita ini diturunkan, tersangka ketiga belum berhasil ditemukan atau diamankan.
Polisi masih terus mendalami kronologi lengkap, motif di balik bentrokan, serta jejak jaringan kedua kelompok yang terlibat agar kasus ini terungkap sepenuhnya. Sugiono menegaskan, kegagalan tersebut tidak akan berhenti sampai seluruh pihak yang bertanggung jawab berhasil dihadirkan ke hadapan hukum dan pertanggungjawaban pidana.
