CIREBON — Angin segar berhembus bagi para pengayuh becak tradisional di Kota Cirebon. Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan langsung dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akhirnya tiba di Kota Cirebon dan langsung diamankan untuk proses pendistribusian.
Ratusan kendaraan ramah lingkungan tersebut saat ini disimpan di area Basement Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon. Kehadiran armada modern ini disiapkan khusus untuk meringankan beban fisik para pengayuh becak konvensional yang sebagian besar telah masuk usia lanjut, sekaligus sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap kesejahteraan pekerja sektor informal.
Seleksi Ketat: Utamakan Usia 50 Tahun ke Atas dan Kondisi Fisik Becak
Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Fitrah Malik, yang melakukan peninjauan langsung ke lokasi penyimpanan becak listrik tersebut, menyatakan bahwa proses penyaluran akan dikawal ketat agar tepat sasaran. Pemerintah bersama instansi terkait berkomitmen menerapkan kriteria seleksi yang transparan dengan memprioritaskan para pengemudi becak senior yang kondisi armadanya sudah tidak layak jalan.
Baca Juga:Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Edukasi Masyarakat untuk Gempur Rokok IlegalDPR Gelar Rapat Paripurna Bahas RUU Perampasan Aset, 226 Anggota Dewan Hadir
Dalam keterangannya, batas usia minimum bagi penerima bantuan ditetapkan serta diiringi dengan kewajiban mengikuti pelatihan teknis singkat sebelum unit diserahterimakan secara resmi.
“Penerima minimal usianya 55 tahun. Tukang becak harus diberikan pelatihan agar tahu cara mengoperasikan dan merawat becak listrik,” ujar Fitrah Malik saat meninjau langsung unit becak listrik di Alun-alun Kejaksan.
Konsep Hybrid dan Harapan Peningkatan Taraf Hidup
Lebih lanjut, Fitrah menjelaskan bahwa moda transportasi modern ini mengusung sistem hybrid. Artinya, selain digerakkan menggunakan tenaga listrik dari baterai, kendaraan tersebut tetap dilengkapi dengan pedal kayuh konvensional sehingga pengemudi tidak perlu khawatir saat kehabisan daya di tengah jalan.
Dengan adanya inovasi ramah lingkungan ini, para pengayuh becak diharapkan tetap bisa mencari nafkah tanpa harus menguras tenaga secara berlebihan di usia senja. Pihak legislatif juga memastikan pendataan dan distribusi berjalan transparan sehingga bantuan dari kepala negara ini benar-benar membawa manfaat optimal bagi masyarakat kecil di Kota Cirebon. (rif/dbs)
