CIREBON — Seorang mahasiswi perguruan tinggi di Cirebon yang berasal dari Bangka Belitung ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya yang beralamat di OMA Guest House, Jalan Satria Gang Delima I Nomor 13, Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, pada Selasa siang (28/7/2026).
Korban pertama kali ditemukan oleh penjaga kos dalam kondisi membujur kaku di dalam kamar setelah sempat tidak memberikan kabar selama beberapa waktu.
Peristiwa memilukan tersebut langsung memicu kegemparan di lingkungan rumah kos setempat. Pihak penghuni indekos dan warga sekitar yang terkejut segera melaporkan temuan mayat ini kepada aparat kepolisian guna pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga:Respons Cepat Pemprov Jabar dan Pemkab Sukabumi Tangani Kebakaran 51 Rumah di CisolokAnak Eks Bupati Cirebon Dilaporkan ke Polisi Usai Kisruh Gadai Mobil BMW
Tidak berselang lama, aparat kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cirebon Kota yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas memasang garis polisi dan mengumpulkan sejumah barang bukti serta meminta keterangan dari para saksi di sekitar indekos korban.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M Aris Hermanto, menyampaikan bahwa petugas menerima laporan dan langsung mendatangi lokasi sekitar pukul 14.00 WIB bersama personel Samapta, Satreskrim, serta Unit Inafis Polres Cirebon Kota untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Penemuan jasad korban bermula saat penjaga kos, Maulana Sidik, dihubungi seseorang yang mengaku bernama Dino melalui WhatsApp pada Senin 27 Juli 2026 sekitar pukul 21.27 WIB,” ucapnya
Petugas langsung melakukan penanganan evakuasi korban ke rumah sakit. Pihaknya juga memeriksa sejumlah saksi serta sebagian barang di sekitar untuk mencari tahu sebab dugaan kematian. Berdasarkan saksi dan alat identitas, Aris menyebut perempuan yang meninggal di kamar kos diketahui berinisial YA yang masih berusia 24 tahun. YA merupakan salah satu mahasiswi yang berasal dari asal Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cirebon Kota, AKP Dr. M. Fadlillah, S.IK., M.H., menyatakan bahwa dari hasil pemeriksaan awal dan olah TKP, tim medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau tindakan penganiayaan fisik pada tubuh korban.
“Berdasarkan hasil Olah TKP awal serta pemeriksaan medis luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ataupun unsur pidana pada tubuh korban. Diduga kuat korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya,” ujar Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota dalam keterangannya kepada awak media, Rabu (29/7/2026).
