CIREBON — Si jago merah mengamuk dan menghanguskan sebuah warung makan di Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, pada tengah malam. Peristiwa kebakaran hebat tersebut diduga kuat dipicu oleh adanya hubungan pendek arus listrik atau korsleting di area dapur bangunan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kobaran api mulai terlihat membubung tinggi ketika sebagian besar warga sekitar tengah tertidur lelap. Sifat material bangunan warung yang mudah terbakar membuat kobaran api dengan cepat membesar dan merembet ke seluruh bagian ruangan sebelum berhasil dipadamkan.
Kepala Seksi Tanggap Darurat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon membenarkan adanya insiden tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan armada serta personel ke lokasi kejadian sesaat setelah menerima laporan dari warga setempat.
Baca Juga:Piala Presiden 2026: Jelang Persib vs Arema FC, Igor Tolic Berjanji akan Melakukan Ini untuk Bobotoh42 Tahun Tax Reform Indonesia: Antara Cita-cita Self Assessment dan Dominasi Withholding Tax
“Kami menerima laporan adanya insiden kebakaran sebuah warung makan di wilayah Pabedilan pada tengah malam. Petugas dari pos damkar terdekat langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan lokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya,” ujar petugas Disdamkarmat dalam keterangannya, Minggu (26/7/2026).
Proses pemadaman berlangsung penuh perjuangan mengingat material di dalam warung makan yang didominasi bahan mudah terbakar. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah dan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa-sisa api atau bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
“Dugaan sementara, penyebab timbulnya percikan api berasal dari korsleting arus listrik. Namun, untuk kepastian penyebab utama serta total kerugian material yang dialami pemilik warung, saat ini masih dalam proses penyelidikan dan penghitungan lebih lanjut oleh pihak berwenang,” tambahnya.
Proses pemadaman juga dibantu oleh petugas keamanan PT Gold Emperor yang memanfaatkan hidran perusahaan untuk menyemprotkan air ke titik api sehingga kebakaran tidak semakin meluas.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa naas tersebut karena warung dalam keadaan tutup dan kosong saat kejadian berlangsung. Pihak pemadam kebakaran mengimbau kepada masyarakat dan pemilik usaha agar senantiasa rutin memeriksa instalasi listrik di tempat tinggal maupun tempat usaha guna mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari. (rif/dbs)
