BEKASI — Sebuah kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di belakang Pasar Tambun, tepatnya di permukiman Setia Darma I, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (14/7/2026) malam. Insiden yang berlangsung sekitar pukul 20.40 WIB tersebut menghanguskan sebuah lapak kios milik warga dan sempat memicu kepanikan luar biasa di kalangan pedagang serta penduduk sekitar akibat kobaran api yang dengan cepat merembet.
Menurut sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, amukan si jago merah pertama kali terlihat dari salah satu bagian dalam kios. Dalam hitungan menit, api langsung membesar dan melumat seluruh bangunan semipermanen tersebut beserta seluruh barang dagangan yang tersimpan di dalamnya. Embusan angin yang cukup kencang pada malam itu membuat kobaran api meluas dan mulai menjilat dinding kios yang berada tepat di sebelahnya.
Melihat situasi yang kian mencekam, warga setempat secara spontan langsung berhamburan keluar rumah. Dengan menggunakan peralatan seadanya seperti ember, gayung, dan pompa air rumahan, mereka bergotong-royong mencoba melokalisasi perambatan api agar tidak meluas ke area pasar utama sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Namun, material bangunan yang mudah terbakar membuat upaya mandiri tersebut tidak banyak membuahkan hasil.
Baca Juga:Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan, Wabup Cirebon Ajak Para Kuwu Tetap Optimistis Bangun DesaAkselerasi Pembangunan, TNI Geber Program TMMD di Luwungkencana
Salah seorang warga sekitar yang berada di lokasi kejadian, Alfarizhi (34), menuturkan bagaimana situasi mencekam tersebut sempat melumpuhkan aktivitas malam warga sekitar.
“Api itu munculnya cepat sekali dan langsung membesar begitu saja. Warga di sini langsung panik dan berusaha memadamkan pakai alat seadanya, tapi kewalahan karena apinya sudah terlalu tinggi. Kejadian ini benar-benar bikin heboh dan langsung jadi pusat perhatian semua orang di sekitar pasar,” ujar Alfarizhi saat dimintai keterangan di lokasi kejadian.
Pihak Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi yang menerima laporan segera menerjunkan armada bantuan ke lokasi kejadian. Tak lama berselang, empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Petugas damkar langsung bergerak cepat memblokade titik-titik krusial agar kobaran api tidak menyentuh bangunan utama Pasar Tambun.
Petugas pemadam kebakaran harus berjibaku melawan asap tebal dan material yang runtuh selama kurang lebih satu jam. Berkat kesigapan petugas dan bantuan warga, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sepenuhnya setelah melalui proses pendinginan, sehingga dipastikan tidak ada lagi perambatan ke bangunan lain di sekitarnya.
