AKP Undang menambahkan, seluruh korban fatalitas dalam kecelakaan ini merupakan pengemudi dan penumpang yang berada di dalam mobil pikap. Pihak kepolisian juga mencatat bahwa delapan dari total korban tewas merupakan warga asli Blok Cemeti, Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu.
Berdasarkan keterangan berkala dari pihak berwajib, lima korban selamat lainnya saat ini masih dalam kondisi luka-luka dan sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat trauma benturan.
Hingga berita ini diturunkan, Satlantas Polres Indramayu bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan dengan menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA) guna mendalami penyebab pasti kecelakaan. Dua sopir truk tronton yang terlibat saat ini juga telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (rif/dbs)
