Warga juga dianjurkan menjaga keberadaan pohon pelindung di sekitar rumah. Pohon yang sudah tumbuh sebaiknya dirawat, bukan ditebang, karena dapat membantu menjaga suhu lingkungan tetap sejuk, mengurangi debu, sekaligus menjadi pelindung dari terpaan angin. Menanam pohon baru juga menjadi langkah positif untuk menjaga kualitas lingkungan.
Di sisi lain, masyarakat dapat menghemat energi dengan memanfaatkan cahaya matahari sebagai sumber penerangan alami pada siang hari. Membuka jendela atau ventilasi akan mengurangi penggunaan lampu sekaligus membuat sirkulasi udara di dalam rumah lebih baik.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di lahan terbuka. Kelalaian kecil, seperti membakar sampah sembarangan atau membuang puntung rokok yang masih menyala, dapat memicu kebakaran besar ketika kondisi lingkungan sangat kering. Karena itu, kewaspadaan seluruh pihak menjadi faktor penting dalam menghadapi puncak musim kemarau tahun ini. (red)
