Tiga Gempa Besar Mengguncang Dunia dalam Sehari, Ahli Ingatkan Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan

gempa
Aktivitas gempa bumi kembali menjadi perhatian setelah tiga wilayah berbeda di dunia diguncang gempa kuat dalam kurun waktu kurang dari 24 jam
0 Komentar

JAKARTA – Aktivitas gempa bumi kembali menjadi perhatian setelah tiga wilayah berbeda di dunia diguncang gempa kuat dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. California Utara, Venezuela, dan Jepang mengalami guncangan dengan kekuatan cukup besar yang terjadi hampir berurutan sejak Rabu (24/6/2026) hingga Kamis (25/6/2026) pagi waktu Indonesia.

Rangkaian gempa tersebut dimulai dari wilayah pesisir utara California dengan magnitudo 5,6. Beberapa jam kemudian, gempa lebih kuat mengguncang kawasan pesisir Venezuela dengan magnitudo 7,5. Tidak lama berselang, Jepang juga mengalami gempa berkekuatan 6,9 di lepas pantai Prefektur Iwate.

Meski terjadi di lokasi yang berjauhan, para ahli menyebut ketiga peristiwa tersebut merupakan bagian dari dinamika aktivitas tektonik bumi yang terus bergerak. Penyebabnya pun berbeda, mulai dari pergeseran sesar aktif hingga aktivitas tumbukan lempeng tektonik.

Baca Juga:Pemkab Cirebon Kejar Tambahan Dana Pusat Rp100 Miliar untuk Perbaikan JalanKasus Taufik Hidayat Jadi Cermin Kelam, Gubernur KDM Desak Aparat dan Orangtua Bangun Sistem Waspada

Gempa California Utara dilaporkan menjadi salah satu guncangan terbesar yang terjadi di wilayah tersebut dalam beberapa dekade terakhir. Getaran membuat sejumlah barang di toko dan supermarket jatuh dari rak. Beberapa warga menggambarkan guncangan tersebut terasa seperti benturan besar yang mengguncang bangunan.

Setelah gempa utama, wilayah tersebut juga mengalami beberapa gempa susulan dengan kekuatan lebih kecil. Meski tidak menimbulkan kerusakan besar, peristiwa tersebut membuat warga tetap waspada terhadap kemungkinan adanya aktivitas lanjutan.

Gempa paling kuat terjadi di Venezuela. Guncangan magnitudo 7,5 berpusat di kawasan pesisir Karibia dan terasa hingga Caracas yang berjarak ratusan kilometer dari titik pusat gempa.

Berdasarkan catatan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa tersebut terjadi pada kedalaman sekitar 21 kilometer dan disusul guncangan kuat lainnya. Sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan, sementara warga berhamburan keluar rumah untuk menghindari risiko tertimpa bangunan.

Pemerintah Venezuela kemudian melakukan penanganan darurat dengan mengerahkan petugas penyelamat. Otoritas setempat juga mengimbau masyarakat tetap berada di tempat aman karena potensi gempa susulan masih dapat terjadi.

Peringatan tsunami sempat dikeluarkan oleh Pusat Peringatan Tsunami Amerika Serikat untuk wilayah pesisir dalam radius tertentu dari pusat gempa. Namun, setelah pemantauan lebih lanjut, ancaman tersebut tidak berkembang menjadi tsunami besar.

0 Komentar