Pemkab Cirebon Kejar Tambahan Dana Pusat Rp100 Miliar untuk Perbaikan Jalan

Anggaran 100M dari pusat untuk perbaikan infrastruktur
Sebagai langkah nyata untuk mengatasi keterbatasan anggaran daerah, Pemkab Cirebon kini resmi membidik tambahan dana segar sebesar Rp100 miliar dari pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
0 Komentar

CIREBON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon terus bergerak cepat dalam memacu pembangunan infrastruktur jalan di seluruh wilayahnya. Langkah strategis ini diambil demi memperkuat konektivitas antarwilayah serta menyokong perputaran roda ekonomi masyarakat lokal yang kian dinamis.

Sebagai langkah nyata untuk mengatasi keterbatasan anggaran daerah, Pemkab Cirebon kini resmi membidik tambahan dana segar sebesar Rp100 miliar dari pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Suntikan dana dari APBN tersebut dinilai krusial untuk memperkuat pembiayaan pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalur-jalur transportasi yang menjadi urat nadi aktivitas warga.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cirebon, Rezza Fauzi, menegaskan bahwa pihaknya tengah berjuang keras di tingkat pusat agar usulan megaproyek tersebut dapat segera disetujui dan direalisasikan dalam waktu dekat.

Baca Juga:Kasus Taufik Hidayat Jadi Cermin Kelam, Gubernur KDM Desak Aparat dan Orangtua Bangun Sistem WaspadaDisdik Jabar Terapkan Sistem Pergeseran Kuota Antarjalur, Pastikan Tidak Ada Kursi Kosong Terbuang

“Kami masih terus memperjuangkan agar Kabupaten Cirebon bisa mendapatkan alokasi anggaran dari program Instruksi Presiden Jalan Daerah. Nilai total yang kami usulkan ke pusat mencapai sekitar Rp100 miliar,” ujar Rezza saat memberikan keterangan kepada media.

Menurut Rezza, kebutuhan riil di lapangan untuk membangun dan menaikkan kelas jalan di Kabupaten Cirebon memang tergolong sangat besar. Kesenjangan antara kebutuhan riil dengan kapasitas fiskal daerah memaksa pemerintah kabupaten untuk tidak sekadar berpangku tangan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan harus agresif menjemput bola ke berbagai sumber pembiayaan alternatif.

Untuk tahun anggaran 2026 sendiri, Pemkab Cirebon sebenarnya telah mengunci dana tak kurang dari Rp200 miliar yang bersumber langsung dari APBD murni. Anggaran mandiri ini dipastikan bakal fokus dialokasikan guna membiayai program pembangunan serta pemeliharaan infrastruktur jalan di sejumlah titik prioritas.

Tidak hanya itu, kekuatan finansial daerah juga mendapatkan angin segar berkat adanya sokongan dana stimulan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat senilai Rp23 miliar yang diarahkan khusus untuk program peningkatan kualitas aspal dan jalan.

“Yang sudah pasti aman dan tersedia saat ini berasal dari APBD Kabupaten Cirebon sekitar Rp200 miliar. Selain itu, kami juga mendapat sokongan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp23 miliar yang siap dieksekusi untuk peningkatan jalan pada tahun 2026 ini,” jelas Rezza merinci kesiapan anggaran daerah.

0 Komentar