PNM Green Impact: Bukan Sekadar Penghijauan, 200 Pohon Ini Disiapkan Jadi Sumber Manfaat Warga

PNM Green Impact: Bukan Sekadar Penghijauan, 200 Pohon Ini Disiapkan Jadi Sumber Manfaat Warga
PNM Peduli menanam 200 batang pohon produktif di lahan Pondok Pesantren Syaif Nurjati, Desa Haurkuning, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan.
0 Komentar

KUNINGAN – Menanam pohon menjadi salah satu langkah sederhana yang memiliki dampak panjang bagi kehidupan, mulai dari menjaga kualitas udara, merawat sumber air, mencegah kerusakan lahan, hingga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Upaya ini sejalan dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs, khususnya dalam menjaga ekosistem daratan, menghadapi perubahan iklim, serta mendukung kehidupan masyarakat yang lebih berkelanjutan.

Semangat yang sama juga terus didorong pemerintah melalui berbagai gerakan penghijauan dan penanaman pohon sebagai bagian dari pelestarian lingkungan.

Baca Juga:Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia Tak Terima MBG Dihentikan Saat LiburanWagub Erwan Ajak Masyarakat Jabar Jadikan Tahun Baru Islam Momentum Hijrah Kualitas Diri

Dalam semangat tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Cirebon melalui program PNM Peduli menanam 200 batang pohon produktif di lahan Pondok Pesantren Syaif Nurjati, Desa Haurkuning, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, melalui program TJSL PNM Green Impact.

Kegiatan yang berlangsung di Blok Jati, Dusun Kliwon RT 06 RW 05 Desa Haurkuning ini menghadirkan bibit pohon produktif berupa alpukat, durian, dan rambutan dengan berbagai varietas unggulan, seperti Ochee, Montong, Bawor, Musang King, Mentega, Aligator, Miki, Hass, Binjai, Rapiah, dan Aceh.

Tidak hanya menanam pohon secara simbolis, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara PNM, pondok pesantren, pemerintah setempat, dan masyarakat sekitar untuk membangun kawasan yang lebih hijau sekaligus produktif.

Melalui pohon-pohon yang kelak berbuah, manfaat lingkungan diharapkan dapat berjalan berdampingan dengan peluang ekonomi bagi warga.

Ketua Yayasan Syaif Nurjati, Suharyo, menyambut baik dukungan tersebut karena bibit yang diberikan dinilai memiliki nilai manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Lahan yang tersedia masih cukup luas. Bibit-bibit ini bukan hanya akan membuat lingkungan lebih hijau, tetapi juga memiliki potensi ekonomi ketika mulai berbuah. Kami berharap masyarakat sekitar nantinya bisa ikut terlibat dalam pengelolaan maupun pemanfaatan hasilnya, sehingga manfaat program ini dapat dirasakan bersama,” ujar Suharyo.

Pemimpin PNM Cabang Cirebon, Wina Rustiani, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PNM untuk hadir tidak hanya melalui pembiayaan dan pendampingan usaha, tetapi juga melalui kontribusi yang menyentuh kebutuhan masyarakat dan lingkungan.

0 Komentar