Kendati bertabur prestasi menjelang usia enam abad, Pemprov Jabar mengingatkan jajaran otoritas lokal agar tidak terlena. Herman menggarisbawahi sejumlah tantangan struktural yang masih memerlukan perhatian serius dan kerja keras bersama, khususnya dalam mengentaskan angka kemiskinan ekstrim dan mereduksi kesenjangan ekonomi (indeks gini) di tengah masyarakat.
“Prestasi yang diraih pada usia ke-599 tahun ini tentu patut disyukuri. Namun setelah itu, tantangan kita adalah bagaimana bekerja lebih baik lagi ke depan, terutama dalam menekan angka kemiskinan dan menurunkan indeks gini,” ungkap Herman tegas.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan di era modern tidak dapat lagi dicapai melalui skema kerja terisolasi atau sendiri-sendiri. Akselerasi kesejahteraan masyarakat hanya dapat diwujudkan melalui transformasi kerja tim yang solid dan kolaborasi lintas sektor yang komprehensif.
Baca Juga:Momen Damai di Timur Tengah, Menkeu Purbaya Siapkan Skenario Refocusing APBNDobrak Tradisi, Gubernur Dedi Mulyadi Lantik 720 ASN Jabar di Lapangan Desa Terpencil Bogor
“Membangun daerah itu harus dilakukan secara bersama-sama melalui kerja kolaboratif. Kita tidak lagi sekadar membutuhkan kerja tim yang biasa, melainkan sebuah superteam yang tangguh agar seluruh target pembangunan dapat dieksekusi secara optimal,” pungkasnya. (adv)
