Beberapa komponen tunjangan potensial tersebut meliputi:
1. Tunjangan suami atau istri
2. Tunjangan anak
3. Tunjangan pangan atau beras
4. Tunjangan jabatan fungsional
5. Tunjangan umum
6. Tunjangan Kinerja (Tukin)
7. Tunjangan khusus wilayah tertentu atau daerah terpencil
8. Tunjangan lainnya sesuai kebijakan instansi dan peraturan yang berlaku.
Kendati demikian, nominal akhir dari tunjangan yang diterima oleh setiap guru dipastikan bervariasi. Hal ini dikarenakan perhitungan tunjangan akan sangat bergantung pada lokasi penempatan tugas, status pernikahan/keluarga, serta kebijakan khusus dari instansi terkait.
Ketatnya Kriteria Pelamar: Khusus Lulusan PPG
Meskipun batas minimum latar belakang akademis adalah D4 atau S1, Kemensos menetapkan aturan yang cukup ketat pada rekrutmen tahun ini. Tidak semua lulusan perguruan tinggi dapat mendaftarkan diri secara bebas. Pihak kementerian menegaskan bahwa formasi ini dikhususkan bagi pelamar yang masuk dalam kategori lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Secara rinci, kategori pelamar yang mendapatkan lampu hijau untuk mendaftar meliputi:
Baca Juga:Polda Jabar Tunda Operasi Patuh Lodaya 2026 hingga Batas Waktu yang Belum DitentukanDidukung bank bjb, Suroboyo 10K Jadi Magnet Sport Tourism dan Penggerak Ekonomi Lokal
• Lulusan PPG Prajabatan atau PPG Calon Guru yang telah terdata sebagai guru non-Aparatur Sipil Negara (non-ASN) dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
• Lulusan PPG Prajabatan atau PPG Calon Guru yang belum terdata sebagai guru dalam sistem Dapodik Kemendikdasmen.
Oleh karena itu, sebelum melakukan proses submisi data, para calon pelamar diwajibkan melakukan validasi dan memastikan bahwa status pendidikan mereka telah sinkron dengan ketentuan yang berlaku agar tidak gugur di awal fase penyeleksian.
Jadwal Sementara dan Tahapan Seleksi CAT BKN
Guna mematangkan persiapan para peserta, Kemensos juga telah merilis linimasa sementara pelaksanaan seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026. Pihak panitia mengingatkan bahwa jadwal ini masih bersifat tentatif (sementara) dan berpotensi mengalami penyesuaian sewaktu-waktu sesuai dengan dinamika kebutuhan di lapangan.
Kementerian Sosial bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah merancang rangkaian seleksi yang berjalan ketat dan terstruktur sejak awal bulan Juni hingga Agustus 2026. Alur rekrutmen ini diawali dengan fase Pengumuman Seleksi yang berlangsung selama dua pekan, yakni pada tanggal 3 hingga 15 Juni 2026. Di tengah masa pengumuman tersebut, gerbang Pendaftaran Seleksi secara daring (online) resmi dibuka bagi para pelamar terhitung sejak 8 hingga 14 Juni 2026. Secara paralel, tim panitia seleksi langsung bergerak melakukan proses Seleksi Administrasi guna memverifikasi berkas para pendaftar sejak hari pertama pendaftaran dibuka sampai dengan tanggal 16 Juni 2026.
