BANDUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memacu percepatan pembangunan infrastruktur Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) guna memenuhi target ambisius yang diinstruksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Hingga akhir Mei 2026, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Provinsi Jawa Barat mencatat sebanyak 933 unit koperasi telah resmi beroperasi secara optimal di berbagai pelosok wilayah Bumi Pasundan.
Kendati realisasi operasional saat ini masih berada di bawah target total sebesar 3.600 unit yang dicanangkan rampung pada akhir Juli 2026, pemerintah daerah optimis sisa target tersebut akan segera terlampaui dalam waktu dekat. Pasalnya, ribuan unit korporasi soko guru ekonomi desa lainnya kini sedang berada dalam fase intensif pembangunan fisik gerai serta penyelesaian berbagai fasilitas penunjang utama.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Jawa Barat, Yuke Mauliani Septina, mengungkapkan bahwa progres pembangunan fisik di lapangan menunjukkan tren yang sangat positif dengan dinamika pengerjaan yang bervariasi. Dari total unit yang diproyeksikan, terdapat struktur bangunan yang telah mencapai kemajuan 50 persen, 70 persen, hingga tahapan finalisasi atau penyelesaian akhir yang menyentuh angka 90 persen.
Baca Juga:Draf RUU Polri Izinkan Polisi Aktif Jabat Pos Sipil, Tabrak Putusan MKKPK Resmi Lelang Belasan Rumah Mewah Milik Eks Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra
“Saat ini, akumulasi gerai yang tengah dalam proses pembangunan intensif mencapai kurang lebih 3.017 unit dengan progres yang bervariasi secara masif. Jika seluruh unit yang sedang berproses ini berhasil dirampungkan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, maka akumulasi KDKMP di Jawa Barat berpotensi besar melampaui target awal,” ujar Yuke dalam keterangan resminya kepada awak media, Minggu (7/6/2026).
Lebih lanjut, Yuke memaparkan kalkulasi matematis di lapangan yang mengindikasikan keberhasilan program ini. Berdasarkan data teknis, jika 3.017 unit yang tengah dibangun berpadu dengan 933 unit yang sudah beroperasi secara eksis, maka total Koperasi Merah Putih di Jawa Barat akan menyentuh angka 3.900 unit. Jumlah ini mencatatkan surplus sekitar 300 unit dari target 3.600 unit yang dipatok oleh pemerintah pusat.
Menilik peta sebaran regional berdasarkan data statistik Diskuk Jabar, Kabupaten Garut menempati urutan teratas sebagai wilayah dengan konsentrasi Koperasi Merah Putih terbanyak, yakni mencapai 442 unit. Posisi strategis berikutnya ditempati oleh Kabupaten Bogor yang mengantongi 435 unit, disusul ketat oleh Kabupaten Cirebon yang mengintegrasikan sebanyak 424 unit koperasi desa.
