CIREBON — Aroma daging kurban bercampur suara tawa dan obrolan hangat warga memenuhi halaman Desa Sumber Kidul, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, Kamis (28/5/2026). Sejak pagi buta, masyarakat sudah berkumpul untuk mengikuti prosesi penyembelihan hewan kurban yang digelar Pemerintah Desa Sumber Kidul dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Tahun ini, sebanyak tiga ekor sapi disembelih dan dagingnya dibagikan merata kepada masyarakat desa. Namun lebih dari sekadar pembagian daging, kegiatan tersebut menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan warga dari berbagai kalangan dalam satu semangat gotong royong.
Di lokasi penyembelihan, para pria tampak sibuk menangani proses pemotongan dan pencacahan daging. Sementara para ibu rumah tangga bahu-membahu menyiapkan konsumsi, membungkus daging kurban, hingga memastikan pembagian berjalan tertib.
Baca Juga:Bandung Raya Darurat Sampah Menahun, Dedi Mulyadi Turun Tangan Targetkan Bersih dalam 3 HariMenteri Agama Respons Tegas Soal 1.098 Sapi Kurban Prabowo, Begini Penjelasannya
Suasana kekeluargaan terasa begitu kental. Tidak ada sekat sosial maupun perbedaan latar belakang. Semua larut dalam semangat kebersamaan khas pedesaan yang masih terjaga hingga kini.
Kuwu Sumber Kidul, Wargono, mengatakan tradisi penyembelihan hewan kurban telah rutin dilaksanakan sejak dirinya mulai menjabat pada 2022. Tahun ini menjadi pelaksanaan kelima yang digelar pemerintah desa bersama masyarakat.
Menurutnya, Iduladha bukan hanya tentang ibadah kurban semata, melainkan juga momentum mempererat hubungan sosial antarwarga.
“Iduladha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga momen mempererat kebersamaan dan silaturahmi antar masyarakat,” ujar Wargono.
Ia menegaskan seluruh warga mendapatkan pembagian daging secara merata tanpa membedakan kondisi ekonomi maupun status sosial. Langkah itu dilakukan agar kebahagiaan Hari Raya Iduladha benar-benar dirasakan bersama oleh seluruh masyarakat.
“Semua warga mendapatkan bagian yang sama supaya seluruh masyarakat bisa merasakan kebahagiaan dan keberkahan Iduladha bersama-sama,” katanya.
Bagi warga Sumber Kidul, tradisi kurban tahunan ini bukan sekadar agenda seremonial. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan persatuan masyarakat desa.
Baca Juga:Server Provinsi Lambat, Ribuan Calon Siswa di Cirebon Terancam Gagal Daftar Sekolah MaungGempur Peredaran Gelap Narkoba, Polresta Cirebon Gulung 34 Tersangka dari 33 Kasus
Di tengah kehidupan yang semakin modern dan individualistis, semangat kebersamaan yang terus hidup di Desa Sumber Kidul menjadi potret hangat tentang bagaimana tradisi mampu menjaga ikatan sosial antarwarga tetap erat terjalin. (crd/jay)
