CIREBON – Mobilitas dan urat nadi perekonomian masyarakat di perbatasan Kecamatan Ciledug dan Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon, dipastikan bakal semakin lancar. Kepastian ini seiring dengan rampungnya proyek rekonstruksi dan peningkatan kualitas jalan pada ruas Jalan Cihoe Kidul yang menghubungkan kedua wilayah strategis tersebut.
​Selama bertahun-tahun, warga setempat harus akrab dengan kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan. Namun, pemandangan tersebut kini berubah total. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon telah menyelesaikan pengaspalan dan betonisasi di sejumlah titik krusial, membuat akses transportasi darat di wilayah timur Cirebon ini menjadi lebih aman dan nyaman untuk dilalui berbagai jenis kendaraan.
​Camat Ciledug mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam atas perhatian pemerintah daerah terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Menurutnya, perbaikan jalan ini bukan sekadar pembenahan fisik, melainkan sebuah lompatan besar bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Baca Juga:Pemutakhiran LBS Rampung 99,97 Persen, Moratorium Investasi Kabupaten Cirebon Segera Dicabut Akhir Bulan IniSkema Subsidi Silang SPP SMA/SMK Negeri Mulai Digodok, Gubernur Dedi Mulyadi Beri Catatan Kritis
​”Pembangunan ruas Jalan Cihoe Kidul ini adalah jawaban atas penantian panjang masyarakat kami. Dengan kondisi jalan yang sekarang sudah mulus dan mantap, kami optimis mobilitas warga, baik untuk keperluan bekerja, sekolah, maupun aktivitas harian lainnya, akan jauh lebih efektif dan efisien,” ujar Camat Ciledug saat meninjau lokasi, Kamis (16/7/2026).
​Lebih lanjut, ia menekankan bahwa dampak positif dari proyek infrastruktur ini akan sangat dirasakan pada sektor perekonomian. Selama ini, ongkos logistik hasil pertanian dan perdagangan warga kerap membengkak akibat rusaknya akses jalan. Hadirnya jalan baru yang representatif ini diyakini mampu memangkas waktu tempuh dan menekan biaya operasional transportasi.
​”Kecamatan Ciledug dan Pasaleman memiliki potensi pertanian dan usaha mikro yang luar biasa. Akses transportasi yang prima seperti ini secara otomatis akan mempermudah para petani dan pelaku UMKM dalam mendistribusikan komoditas mereka ke pasar yang lebih luas. Roda ekonomi daerah dipastikan bergerak lebih cepat,” tambahnya dengan nada optimis.
​Di lokasi terpisah, sejumlah warga dan pengguna jalan menyambut gembira perubahan wajah Jalan Cihoe Kidul. Mereka mengaku kini tidak perlu lagi khawatir terperosok lubang atau menghadapi jalur berlumpur saat musim hujan tiba. Warga berharap, infrastruktur yang telah dibangun dengan anggaran daerah ini dapat dijaga bersama-sama agar memiliki usia pakai yang panjang.
