CIREBON – Sektor perindustrian di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menunjukkan performa impresif sepanjang tahun 2025. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon mencatat pertumbuhan signifikan, baik pada skala Industri Kecil dan Menengah (IKM) maupun industri besar, yang menjadi motor penggerak utama ekonomi kerakyatan di wilayah tersebut.
Berdasarkan data terbaru, jumlah unit IKM di Kabupaten Cirebon meningkat dari 168 unit pada tahun 2024 menjadi 175 unit di tahun 2025. Kepala Disperdagin Kabupaten Cirebon, Suhartono, menegaskan bahwa kenaikan ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari daya tahan ekonomi lokal yang semakin solid.
“Kenaikan ini menunjukkan geliat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Cirebon terus tumbuh positif. IKM telah terbukti menjadi fondasi ekonomi daerah yang tangguh, sehingga terus kami dorong agar lebih produktif dan memiliki daya saing tinggi di pasar yang lebih luas,” ujar Suhartono di Cirebon, Rabu (6/5/2026).
Baca Juga:Debat Panas di MK: Apakah Kuota Internet Itu Barang Milik Konsumen atau Jasa Berbatas Waktu?Bapenda Jabar Luncurkan Layanan Chatbot WhatsApp dan Integrasi DIGI, Bayar Pajak Kendaraan Semakin Praktis
Lonjakan Investasi dan Produksi
Suhartono menjelaskan bahwa ekspansi jumlah unit usaha ini berjalan selaras dengan penguatan indikator ekonomi lainnya. Nilai investasi di sektor IKM tercatat merangkak naik dari Rp8,91 miliar pada 2024 menjadi Rp9,11 miliar pada 2025. Selaras dengan itu, nilai produksi juga mengalami grafik menanjak, dari sebelumnya Rp9,31 miliar melesat hingga mencapai Rp9,95 miliar pada periode yang sama.
Keberhasilan ini berdampak langsung pada perluasan lapangan kerja. Sektor IKM di Kabupaten Cirebon dilaporkan berhasil menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, yakni dari 112 ribu orang pada tahun 2024 meningkat menjadi 118 ribu orang pada 2025.
“IKM memiliki peran strategis dalam menopang ekonomi daerah karena kemampuannya untuk tetap bertahan dan berkembang di tengah dinamika ekonomi global yang fluktuatif,” tambah Suhartono.
Transformasi Industri Besar
Selain sektor menengah, lompatan besar juga terlihat pada sektor industri skala besar. Data Disperdagin menunjukkan pertumbuhan unit industri besar yang sangat pesat, yakni dari 229 unit pada 2024 menjadi 335 unit di tahun 2025.
Pertumbuhan masif pada sektor ini memberikan kontribusi luar biasa terhadap pengentasan pengangguran. Serapan tenaga kerja di sektor industri besar melonjak drastis mencapai 154 ribu orang, meningkat tajam dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di angka sekitar 45 ribu orang.
