Antisipasi Ancaman Banjir Rob, Puluhan Warga Tawangsari Bahu-membahu Perbaiki Tanggul Cisanggarung

Warga Tawangsari gotong royong menutup tanggul Cisanggarung
Foto ilustrasi warga desa Tawangsari, Kec. Losari, Kab. Cirebon bahu membahu menutup bagian tanggul sungai Cisanggarung yang bolong.
0 Komentar

Titik kerawanan utama berada di Dusun 2 Desa Tawangsari, sebuah kawasan padat penduduk yang dihuni oleh sedikitnya 400 kepala keluarga. Lokasi ini hanya berjarak beberapa meter dari bibir sungai, sehingga potensi kerugian materiil maupun ancaman keselamatan jiwa sangat nyata jika tanggul tersebut gagal menahan beban air.

Lebih lanjut, Rojiki memaparkan bahwa meskipun pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung sebelumnya telah melakukan perbaikan di sejumlah titik, namun masih terdapat celah yang belum tersentuh pembangunan permanen. Celah-celah inilah yang kini kondisinya semakin memprihatinkan dan menjadi fokus utama warga.

“Tidak jauh dari lokasi gotong royong ini, memang sudah ada perbaikan permanen dari pihak BBWS Cimanuk-Cisanggarung beberapa waktu lalu. Namun, faktanya masih ada titik-titik yang belum tertangani, dan saat ini justru titik itulah yang kerusakannya kian parah dan mengancam kami,” imbuhnya.

Baca Juga:Kemendikdasmen Pastikan Tak Ada Pemecatan Massal Guru Honorer di 2027Merger Dua BPR di Kab Cirebon Disepakati, Visi Penguatan Ekonomi atau Tambal Sulam Perbankan Daerah?

Menutup keterangannya, Pemerintah Desa Tawangsari mendesak otoritas terkait untuk segera menurunkan bantuan berupa pembangunan infrastruktur yang lebih kokoh. Warga menyadari bahwa langkah pengurukan tanah yang mereka lakukan hanyalah solusi jangka pendek yang bersifat sementara.

“Kami sangat berharap adanya penanganan permanen dan komprehensif dari BBWS Cimanuk-Cisanggarung. Apa yang dilakukan warga hari ini adalah upaya bertahan seadanya. Kami membutuhkan konstruksi yang kuat dan tahan lama demi menjamin keamanan serta ketenangan hidup masyarakat di masa depan,” pungkas Rojiki.

Aksi heroik warga Tawangsari ini pun menuai simpati dari berbagai pihak. Di tengah keterbatasan bantuan pemerintah, solidaritas warga terbukti menjadi kekuatan utama dalam menghadapi potensi bencana di wilayah pesisir Cirebon. (rif/dbs)

0 Komentar